Semarang Tempo Doeloe: Dari Kota Pelabuhan Kuno menjadi Pusat Ekonomi Liberal …


   

Semarang Tempo Doeloe: Dari Kota Pelabuhan Kuno menjadi Pusat Ekonomi Liberal

Semarang pernah menjadi pelabuhan utama kerajaan Mataram Hindu. Sepanjang Abad Ke-7 sampai Ke-9 Masehi, kota ini sudah menjadi daerah peradaban maju. Setelah itu pamornya sempat meredup karena kalah saing dengan pelabuhan Demak yang menjadi pusat kerajaan Islam pertama di Jawa. Semarang baru mulai berkembang setelah Kesultanan Mataram memberikan hak monopoli perdagangan atas wilayah Semarang kepada VOC pada 1677.

Semarang dan sekitarnya memiliki  posisi strategis yaitu di tengah-tengah pesisir utara Jawa dan memiliki akses terdekat menuju pusat pemerintahan kesultanan Mataram. Sejak saat itu pengaruh Belanda semakin kuat di Semarang. Bermodal monopoli pantai utara dan mengembangkan Semarang sebagai pelabuhan baru sebagai benteng pertahanan dan pusat perdagangan, secara perlahan mampu menahan pengaruh Mataram.

Posisi Semarang bertambah kokoh ketika Gubernur Jenderal Daendels (1808-1811) membangun jalan raya di Pantura Jawa. Sejak saat itu selama bertahun-tahun Semarang menjadi basis pertahanan terkuat di Jawa yang dikendalikan Inggris dan Belanda dalam menghadapi perlawanan orang-orang dari Kesultanan Yogyakarta. Setelah perang Diponegoro berakhir, banyak perkebunan besar dibuka di wilayah Solo-Yogyakarta dengan Semarang sebagai pusat hasil ekspor produk Tanam Paksa ke Eropa.

Rupanya kesuksesan Sistem Tanam Paksa memperkaya pengusaha-pengusaha pabrik, para pedagang dan saudagar Belanda. Dari orang-orang mapan itulah mulai tumbuh modal perdagangan dan industri swasta. Kemajuan pesat ekonomi Belanda mendorong tumbuhnya golongan masyarakat kelas menengah baru yang modern, liberal, dan terpelajar. Golongan inilah banyak yang mengadu nasib serta menanamkan modalnya di Semarang.

Pada akhirnya kelompok inilah yang pelopori pembangunan jalur kereta api pertama di Jawa. Jalur utamanya dibangun menyambungkan antara kawasan perkebunan di tanah-tanah milik raja-raja Jawa di pedalaman Solo-Yogyakarta dengan pelabuhan Semarang. Sebagai produk Revolusi Industri pada abad ke-19, kereta api merupakan transportasi paling modern di dunia.

BACA JUGA :  Teman MRT, banyak banget tipe-tipe penumpang saat ingin naik MRT dari yang biasa...

#SepurUAP
#keretaapikita


****

Ikuti terus website informasi seputar kereta api jadwalkeretaapi.com. Disini anda akan menemukan informasi jadwal kereta api, jadwal krl, rute krl terbaru tahun 2022.

Sumber berita kereta api terbaru : Source