Kereta Api Argo Anjasmoro adalah salah satu layanan penumpang PT Kereta Api Indonesia (Persero). Argo Anjasmoro diluncurkan pada 20 Maret 2025, mula-mula sebagai salah satu pilihan perjalanan untuk memenuhi kebutuhan mudik dan arus balik. Layanan ini kemudian dikenal sebagai kereta eksekutif koridor Jakarta–Surabaya. Profil ini menjelaskan perjalanan, asal-usul nama, pengoperasian, dan lintas pemberhentiannya tanpa menganggap jadwal lama masih berlaku sekarang. [1]
Profil Kereta Api Argo Anjasmoro
KA Argo Anjasmoro melayani Gambir – Surabaya Pasarturi, pulang-pergi, melalui jalur utara Pulau Jawa. Karakter layanannya berbeda menurut masa berlaku GAPEKA dan rangkaian yang digunakan. [1][2]
- Nama: Kereta Api Argo Anjasmoro.
- Operator: PT Kereta Api Indonesia (Persero).
- Jenis perjalanan: Antarkota.
- Relasi utama: Gambir – Surabaya Pasarturi, pulang-pergi, melalui jalur utara Pulau Jawa.
- Mulai beroperasi: 20 Maret 2025.
- Kelas layanan: Eksekutif.
Dalam arsip GAPEKA sebelumnya, kereta ini mungkin ditandai sebagai layanan fakultatif. Status dan frekuensi perjalanan dapat berubah mengikuti kebutuhan serta kebijakan KAI. Seluruh informasi layanan aktual harus disesuaikan dengan nomor KA dan tanggal perjalanan.
Asal-usul Nama Argo Anjasmoro
Nama Anjasmoro merujuk pada Pegunungan Anjasmoro di Jawa Timur yang terletak di kawasan perbatasan beberapa kabupaten, termasuk Jombang, Kediri, Mojokerto, dan Malang. Awalan Argo menghubungkannya dengan kelompok layanan eksekutif unggulan KAI yang memakai nama bentang alam. Identitas ini bukan singkatan nama stasiun. [1]
Nama kereta dapat berasal dari budaya, sejarah, bentang alam, atau singkatan relasi. Penamaan merupakan bagian dari identitas komersial dan tidak menunjukkan seluruh stasiun yang dilintasi kereta.
Pengoperasian Kereta Api Argo Anjasmoro
Sejarah dan perkembangan layanan
Argo Anjasmoro diluncurkan pada 20 Maret 2025, mula-mula sebagai salah satu pilihan perjalanan untuk memenuhi kebutuhan mudik dan arus balik. Layanan ini kemudian dikenal sebagai kereta eksekutif koridor Jakarta–Surabaya. Namanya jangan tertukar dengan layanan Anjasmoro yang lebih lama di rute Pasar Senen–Jombang via Yogyakarta, yang pernah beroperasi sebelum restrukturisasi menjadi Bangunkarta. [1]
Pengoperasian dan fasilitas
KAI dalam publikasi pada 2026 tetap mencatat Argo Anjasmoro sebagai salah satu layanan Argo relasi Gambir–Surabaya Pasarturi. Layanan ini mengutamakan perjalanan antarkota langsung dengan tempat duduk eksekutif, restorasi, pendingin udara, dan fasilitas yang mengikuti rangkaian pada tanggal operasional. Karena koridornya beririsan dengan Sembrani dan Anggrek, jangan menyamakan nomor kereta atau jam keberangkatannya. [2]
Seiring pemberlakuan GAPEKA baru, jam keberangkatan, nomor perjalanan, formasi rangkaian, serta ketentuan berhenti dapat berubah. Sumber yang memuat sejarah layanan tidak otomatis menjadi kepastian jadwal pada tanggal lain.
Stasiun Pemberhentian Kereta Api Argo Anjasmoro
Koridor dan stasiun utama
Rute utara Argo Anjasmoro menghubungkan Gambir dengan Surabaya Pasarturi. Jalur yang digunakan melintasi Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Cepu, Bojonegoro, dan Lamongan. Daftar tersebut menggambarkan koridor; tidak setiap stasiun sepanjang lintas otomatis menjadi tempat naik dan turun penumpang pada semua perjalanan. Cek kembali pemberhentian berdasarkan nomor KA. [1][2]
Catatan: stasiun yang dilintasi tidak selalu menjadi tempat kereta berhenti untuk menaikkan atau menurunkan penumpang. Periksa pilihan stasiun, nomor perjalanan, dan waktu berangkat lewat situs resmi KAI atau aplikasi Access by KAI sebelum memesan tiket.
Jadwal Terbaru — GAPEKA 2025
KA | Kereta | Asal | Tujuan | Berangkat | Tiba | Durasi | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
29F | SBI | GMR | 12:05 | 21:10 | 9j 5m | FAKULTATIF | |
30F | GMR | SBI | 23:35 | 08:40 (+1 hari) | 9j 5m | FAKULTATIF |
- Berangkat12:05KA 29FStasiun asal
SBIStasiun tujuanGMR - Berangkat23:35KA 30FStasiun asal
GMRStasiun tujuanSBI