Kereta Api Batara Kresna merupakan kereta lokal/perintis pada relasi Purwosari (Solo)–Wonogiri pulang-pergi. Artikel ini merangkum identitas, penamaan, pengoperasian, serta stasiun pemberhentian dengan sumber resmi dan membedakan informasi historis dari perjalanan aktual. [1]
Profil Kereta Api Batara Kresna
Relasi dan operator kereta dapat berubah seiring perkembangan layanan, sehingga data dari GAPEKA tertentu perlu dibaca bersama informasi terbaru. Profil berikut menguraikan identitas layanan tanpa menganggap seluruh nomor KA selalu memiliki tujuan yang sama. [1][2]
- Nama dalam arsip: Kereta Api Batara Kresna.
- Operator: PT Kereta Api Indonesia (Persero), Daop 6 Yogyakarta.
- Jenis: kereta lokal/perintis.
- Rute: Purwosari (Solo)–Wonogiri pulang-pergi.
- Kegunaan: konektivitas wilayah dan akses transportasi yang terintegrasi.
Batara Kresna bukan layanan Kedungsepur meskipun sarana bekas Kedungsepur dipakai pada kereta ini. Operator dan rute harus dibedakan.
Asal-usul Nama Batara Kresna
Nama Batara Kresna mengacu pada tokoh Kresna atau Krishna dalam kisah Mahabharata dan tradisi pewayangan Jawa. Tokoh Kresna dikenal sebagai raja Dwarawati dan penasihat para Pandawa. Nama ini membawa identitas budaya Jawa untuk layanan regional Solo–Wonogiri. Istilah Batara menegaskan nuansa tokoh sakral dalam tradisi pewayangan, bukan keterangan jenis lokomotif atau nama stasiun. [1]
Penamaan layanan dipakai untuk mengidentifikasi fungsi atau wilayah, tetapi tidak otomatis memberikan informasi seluruh stasiun yang dilalui.
Pengoperasian Kereta Api Batara Kresna
Sejarah layanan
Layanan Batara Kresna pada relasi Purwosari–Wonogiri telah beroperasi sejak 11 Maret 2015 dan menjadi salah satu moda perintis yang menyediakan angkutan terjangkau bagi masyarakat Solo Raya. Jalurnya melintasi kawasan perkotaan Surakarta serta wilayah pertanian Sukoharjo menuju Wonogiri. Pada masa awal digunakan sarana bus rel, sedangkan pengembangan prasarana kemudian memungkinkan peningkatan kecepatan perjalanan. [1][3]
Pengembangan dan penyesuaian operasional
Mulai 1 Februari 2025, Batara Kresna menggunakan rangkaian baru berupa kereta rel diesel yang sebelumnya digunakan untuk Kedungsepur. Pemerintah Kabupaten Sukoharjo melaporkan waktu tempuh menjadi sekitar satu jam, lebih cepat dibanding masa sebelumnya. Dalam pemberitaan ANTARA Desember 2025, layanan ini disebut berjalan dua perjalanan pulang-pergi per hari dengan tarif bersubsidi. Rincian harga serta nomor perjalanan harus diperiksa lagi untuk tanggal pembelian. [1][2]
Jadwal perjalanan, tiket dan layanan sambungan dapat berubah mengikuti penataan GAPEKA maupun kebijakan pengelola. Gunakan jadwal yang sesuai tanggal keberangkatan untuk memastikan ketersediaan.
Stasiun Pemberhentian Kereta Api Batara Kresna
Koridor dan stasiun utama
Layanan ini mempunyai lima titik utama, yaitu Purwosari, Solo Kota, Sukoharjo, Pasarnguter, dan Wonogiri. Rel kereta melewati bagian kota Solo sebelum menuju Kabupaten Sukoharjo hingga Wonogiri. Pada lintas wisata ini tersedia akses menuju sentra kuliner, pasar tradisional, dan transportasi lanjutan ke kawasan Waduk Gajah Mungkur. Penumpang tidak dapat turun langsung di area waduk dari kereta. [2][3]
Catatan: tidak semua stasiun yang dilewati menerima penumpang pada semua nomor KA. Pastikan stasiun naik, arah dan tanggal perjalanan melalui kanal operator seperti PT KAI atau KAI Commuter sesuai jenis layanan.
Jadwal Terbaru — GAPEKA 2025
KA | Kereta | Asal | Tujuan | Berangkat | Tiba | Durasi | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
514 | PWS | WNG | 06:00 | 07:00 | 1j 0m | REGULER | |
513 | WNG | PWS | 08:00 | 09:00 | 1j 0m | REGULER | |
516 | PWS | WNG | 10:00 | 11:00 | 1j 0m | REGULER | |
515 | WNG | PWS | 12:00 | 13:00 | 1j 0m | REGULER |
- Berangkat06:00KA 514Stasiun asal
PWSStasiun tujuanWNG - Berangkat08:00KA 513Stasiun asal
WNGStasiun tujuanPWS - Berangkat10:00KA 516Stasiun asal
PWSStasiun tujuanWNG - Berangkat12:00KA 515Stasiun asal
WNGStasiun tujuanPWS