Semua tentang Gapeka 2026 perlu diketahui penumpang sebelum bepergian menggunakan kereta api pada akhir tahun. Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2026 dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Desember 2026, menggantikan Gapeka 2025. Perubahannya tidak hanya soal jam keberangkatan, tetapi juga pola operasi, rute, nama kereta, status layanan, dan beberapa stasiun pemberhentian.
Pemesanan tiket KA jarak jauh untuk keberangkatan mulai 1 Desember 2026 telah dibuka sejak 1 November 2026 pukul 00.01 WIB melalui Access by KAI. Informasi ini disampaikan KAI melalui keterangan kepada media. Jadi, bagi Anda yang merencanakan perjalanan pada Desember 2026, jangan hanya berpatokan pada jadwal atau nama kereta yang biasa digunakan pada bulan-bulan sebelumnya.
Berikut rangkuman perubahan Gapeka 2026 mulai dari alasan penyusunannya, peningkatan kecepatan lintas, rencana layanan baru, penyesuaian rute, sampai tips agar tidak salah membeli tiket. Beberapa rincian operasional pada artikel ini berasal dari rangkuman awal komunitas perkeretaapian; jadwal dan ketersediaan akhir harus dipastikan kembali melalui kanal resmi KAI.
Apa Itu Gapeka 2026 dan Kapan Mulai Berlaku?

Pengertian Grafik Perjalanan Kereta Api
Gapeka adalah kependekan dari Grafik Perjalanan Kereta Api, yaitu acuan yang mengatur perjalanan kereta pada suatu jaringan rel. Sederhananya, Gapeka membantu menentukan kapan kereta berangkat, tiba, bersilang atau disusul, dan bagaimana kapasitas jalur digunakan oleh berbagai perjalanan.
Bagi penumpang, hasil penyusunan Gapeka tampak dalam jadwal yang tercantum saat memesan tiket. Ketika Gapeka berganti, waktu perjalanan yang sudah dihafal selama bertahun-tahun bisa ikut berubah. Perubahan juga dapat menyangkut stasiun tempat kereta berhenti serta jumlah perjalanan yang tersedia.
Perbedaan Gapeka 2025 dan Gapeka 2026
Gapeka 2025 menjadi acuan sebelum masa pergantian pada akhir November 2026. Sementara itu, Gapeka 2026 ditujukan untuk menyesuaikan kebutuhan mobilitas, pola perjalanan, dan pilihan stasiun pemberhentian. KAI menyebut penyesuaian ini dapat memberikan lebih banyak pilihan naik dan turun bagi pelanggan di sejumlah wilayah.
Dalam rangkuman perubahan yang beredar, ada pula penataan nama kereta, kemungkinan penambahan perjalanan reguler, perubahan relasi, dan pengaturan waktu cadangan perjalanan. Tidak semua perubahan berlaku pada setiap kereta. Oleh sebab itu, yang perlu diperiksa adalah perjalanan sesuai tanggal, stasiun, dan kelas layanan yang Anda pilih.
Kapan Tiket Gapeka 2026 Bisa Dipesan?
KAI membuka penjualan tiket KA jarak jauh untuk keberangkatan mulai 1 Desember 2026 pada 1 November 2026. Waktu pembukaannya tercatat mulai pukul 00.01 WIB. Pembukaan khusus saat transisi ini jangan disamakan dengan hitungan normal pemesanan tiket H-45; jarak 1 November ke 1 Desember adalah 30 hari.
Untuk keberangkatan pada hari berikutnya, periksa kalender pemesanan dalam aplikasi. Jadwal penjualan, ketersediaan kursi, dan pilihan kereta dapat berbeda menurut tanggal dan jenis layanan.
Fokus Utama Perubahan Gapeka 2026
Peningkatan Keselamatan Perjalanan
Penyusunan jadwal tidak semata-mata mengejar kereta yang lebih cepat. Keselamatan dan pengaturan pergerakan antarkereta tetap menjadi perhatian utama. Waktu kedatangan, durasi berhenti, serta jarak antarslot perjalanan perlu diatur dengan mempertimbangkan karakter jalur dan sarana yang digunakan.
Dalam pembahasan awal Gapeka 2026, peningkatan keselamatan disebut berjalan bersama penyesuaian kecepatan pada sejumlah petak jalan dan penambahan waktu cadangan. Artinya, perjalanan yang lebih andal tidak selalu harus berarti setiap kereta akan tiba lebih cepat.
Penyesuaian Kecepatan Kereta Api
Beberapa lintas dilaporkan memperoleh penyesuaian batas kecepatan. Ada petak yang batas operasinya dinaikkan setelah mempertimbangkan kondisi prasarana, tetapi penurunan atau pembatasan kecepatan tetap mungkin diterapkan pada segmen lain demi keselamatan. Perubahan batas kecepatan tidak sama dengan kecepatan rata-rata kereta sepanjang rute.
Penambahan Recovery Time dan Buffer Time
Recovery time adalah alokasi waktu cadangan yang membantu perjalanan kembali mendekati jadwal ketika terdapat gangguan kecil. Sementara itu, buffer time adalah ruang waktu tambahan antargerakan kereta untuk mengurangi risiko satu keterlambatan langsung memengaruhi perjalanan berikutnya.
Contohnya, ketika satu kereta terlambat beberapa menit, pengaturan slot yang mempunyai ruang cadangan dapat mengurangi dampaknya terhadap kereta lain. Kedua konsep tersebut membantu menyusun jadwal yang lebih realistis, tetapi bukan jaminan bahwa tidak akan terjadi keterlambatan.
Daftar Jalur Kereta Api yang Mengalami Peningkatan Kecepatan
Artikel acuan menyebut empat petak jalan yang mengalami peningkatan batas kecepatan dalam pembahasan Gapeka 2026. Angka berikut merupakan kecepatan lintas yang dilaporkan, bukan kecepatan setiap perjalanan atau janji pengurangan waktu tempuh bagi semua kereta.
Petak jalan |
Batas kecepatan yang disebutkan |
|---|---|
Kalisat–Jember |
90 km/jam |
Jember–Tanggul |
120 km/jam |
Tanggul–Jatiroto |
110 km/jam |
Pasuruan–Bangil |
110 km/jam |
Perubahan kecepatan pada petak tertentu dapat memberi peluang penghematan waktu perjalanan. Namun, waktu tempuh akhir juga dipengaruhi berhenti di stasiun, perjalanan kereta lain, kondisi prasarana, dan pengaturan operasional. Karena itu, jangan menghitung perkiraan jam tiba hanya dengan membagi jarak perjalanan dengan angka pada tabel.
Bagi pengguna kereta di kawasan Jember, Tanggul, Jatiroto, Pasuruan, dan Bangil, sebaiknya perhatikan jadwal keberangkatan dan kedatangan setelah Gapeka 2026 berlaku. Tabel di atas mengikuti informasi awal yang juga diberitakan dalam liputan tentang Daop 9 Jember, dan masih perlu dicocokkan dengan dokumen operasional final.
Perubahan Nama Stasiun pada Gapeka 2026
Salah satu penyesuaian yang menarik perhatian adalah nama Stasiun Klakah yang dilaporkan menjadi Stasiun Lumajang. Usulan penggantian nama itu bukan hal yang tiba-tiba: Pemerintah Kabupaten Lumajang sudah mengumumkan pengajuan penggantian nama sejak Mei 2025.
Dalam rangkuman awal Gapeka 2026, perubahan tersebut disebut masuk ke penyesuaian periode Desember 2026. Penumpang yang biasa memilih Klakah sebaiknya memeriksa nama stasiun yang tersedia dalam pencarian tiket dan memastikan lokasi fisik stasiunnya. Perubahan nama tidak otomatis berarti pembangunan stasiun baru atau perpindahan lokasi.
Untuk perjalanan menuju kawasan Jawa Timur, Anda juga dapat mengenali pilihan stasiun lain melalui informasi Stasiun Malang Kotalama, tetapi tetap gunakan nama dan kode stasiun sesuai tiket Anda.
Kereta Api Baru dan Perubahan Status Operasional
KA Pandawa, Nakula, dan Borobudur Fakultatif
Rangkuman awal Gapeka 2026 memuat tiga nama layanan yang menarik perhatian: Pandawa, Nakula, dan Borobudur Fakultatif. Perlu dibedakan antara nama perjalanan baru, identitas baru untuk layanan yang sudah ada, serta layanan fakultatif yang hanya dijalankan sesuai kebutuhan.
Nama KA |
Relasi yang disebutkan |
Keterangan |
|---|---|---|
Pandawa |
Yogyakarta–Semarang Tawang PP |
Nama layanan/relasi baru dalam rangkuman awal |
Nakula |
Surabaya Gubeng–Pasar Senen PP |
Nama baru, terkait penyatuan layanan terdahulu |
Borobudur Fakultatif |
Lempuyangan–Gambir PP |
Layanan fakultatif; tidak harus beroperasi setiap hari |
KA Pandawa disebut melayani Yogyakarta–Semarang Tawang PP. Nakula dikaitkan dengan koridor Surabaya Gubeng–Pasar Senen PP dan perubahan nama layanan sebelumnya. Sementara itu, Borobudur Fakultatif disebut melayani Lempuyangan–Gambir PP jika perjalanannya dioperasikan. Keberadaan nama dalam daftar awal tidak boleh langsung diartikan bahwa semua layanan tersebut tersedia setiap hari.
KA Pandalungan 2 dan Sangkuriang
Pada rangkuman awal, perjalanan tambahan Pandalungan 2 yang sebelumnya berstatus perjalanan luar biasa (PLB) disebut masuk ke pola reguler. Perubahan serupa juga disebut untuk KA Sangkuriang. Perjalanan reguler pada dasarnya lebih mudah dikenali karena tercantum sebagai bagian dari pola layanan terjadwal, sedangkan perjalanan luar biasa dapat memiliki ketentuan pengoperasian yang berbeda.
Penumpang yang sudah akrab dengan KA Pandalungan tetap harus memeriksa nomor dan waktu keberangkatan, sebab penambahan perjalanan tidak otomatis berarti seluruh pilihan Pandalungan mempunyai jam atau kelas yang sama.
KA Brawijaya dan Gajayana Fakultatif
Rangkuman yang sama juga menyebut tambahan dua perjalanan KA Brawijaya serta dua perjalanan Gajayana Fakultatif. Untuk Gajayana, istilah fakultatif berarti perjalanan tersebut tidak selalu dijalankan sebagai pilihan harian yang tetap.
Informasi mengenai layanan dan rute Kereta Api Gajayana dapat menjadi bahan pengenalan, tetapi untuk menentukan ketersediaan pada Desember 2026 gunakan hasil pencarian tiket sesuai tanggal yang dipilih. Liputan perubahan Gapeka juga menyebut penyesuaian pemberhentian KA Gajayana di Malang Kotalama dan KA Brawijaya di beberapa stasiun Jawa Timur.
KA Ijen Ekspres, Sancaka Utara, dan Arjuno
KA Ijen Ekspres, Sancaka Utara, serta Arjuno Ekspres disebut tetap memiliki status fakultatif dalam daftar awal. Untuk calon penumpang, pesan utamanya sederhana: jangan menganggap kereta tersebut tersedia pada setiap tanggal. Jika suatu perjalanan tidak muncul dalam hasil pencarian, periksa tanggal lain atau alternatif kereta yang masih satu rute.
Perubahan Layanan KA Bandara Adi Soemarmo
Layanan KA Bandara Adi Soemarmo atau KA BIAS termasuk dalam pembahasan penyesuaian Gapeka. Rangkuman awal menyebut relasi Bandara Adi Soemarmo–Caruban PP dengan empat perjalanan dan perubahan menuju pola reguler.
Namun, ada pula pemberitaan tentang penyesuaian jam layanan KA BIAS yang berlaku sejak 2 November 2026. Tanggal itu berbeda dengan awal pemberlakuan Gapeka 2026 pada 1 Desember. Karena itu, penumpang perlu membedakan perubahan jadwal yang berlaku lebih awal dengan penyesuaian dalam Gapeka baru. Selalu cek jadwal KA BIAS berdasarkan tanggal keberangkatan.
Pengurangan Perjalanan KA Jenggala dan Arjonegoro
Dalam informasi awal, KA Jenggala disebut berkurang satu perjalanan dan KA Arjonegoro berkurang empat perjalanan. Jumlah ini masih perlu diperiksa terhadap jadwal resmi yang diberlakukan, termasuk untuk memastikan perjalanan mana yang dikurangi.
Pengurangan jumlah perjalanan tidak berarti semua pelayanan suatu rute dihentikan. Penumpang yang rutin bepergian menggunakan KA lokal, khususnya pada koridor Surabaya dan sekitarnya, perlu membandingkan jam pergi-pulang yang tersedia agar rencana perjalanan tidak terganggu.
Daftar Perubahan dan Perpanjangan Rute KA pada Gapeka 2026
Selain penamaan dan jumlah perjalanan, beberapa relasi dalam rangkuman awal disebut diperpanjang. Berikut gambaran perubahan rute yang penting diketahui.
Nama KA |
Relasi sebelumnya |
Relasi yang disebut pada Gapeka 2026 |
|---|---|---|
Pangandaran |
Gambir–Banjar PP |
Gambir–Sidareja PP |
Kedungsepur |
Semarang Poncol–Ngrombo PP |
Weleri–Ngrombo PP |
Prameks |
Yogyakarta–Kutoarjo PP |
Yogyakarta–Kutoarjo PP dan pilihan perjalanan Yogyakarta–Kebumen PP |
Catatan: tabel adalah rangkuman rencana/perubahan yang dilaporkan, bukan pengganti daftar jadwal dan pemberhentian resmi untuk setiap tanggal.
KA Pangandaran sampai Sidareja
KA Pangandaran sebelumnya dikenal dengan relasi Gambir–Banjar PP. Pada rangkuman Gapeka 2026, rutenya disebut diperpanjang hingga Sidareja. Ini berpotensi memberi pilihan perjalanan baru bagi penumpang di bagian barat Cilacap dan sekitarnya. Pastikan stasiun yang tersedia ketika membeli tiket karena perluasan relasi tidak otomatis membuat setiap perjalanan berhenti di semua stasiun di sepanjang lintas.
KA Kedungsepur sampai Weleri
KA Kedungsepur dalam Gapeka 2025 dikenal melayani Semarang Poncol–Ngrombo PP. Rangkuman Gapeka 2026 menyebut perluasan menjadi Weleri–Ngrombo PP, sehingga koridor sebelah barat Semarang kembali masuk pembahasan layanan kereta lokal tersebut.
Bagi warga Semarang dan Grobogan, perubahan ini patut dipantau. Anda bisa mengenali fasilitas dan akses Stasiun Semarang Poncol, kemudian memeriksa stasiun keberangkatan yang benar pada jadwal terbaru. Perlu diingat, tidak semua layanan di wilayah Daop 4 harus memiliki pola perjalanan yang sama.
Perluasan Layanan KA Prameks sampai Kebumen
Layanan Prambanan Ekspres atau Prameks selama ini dikenal pada relasi Yogyakarta–Kutoarjo PP. Pada pembahasan Gapeka 2026, disebut akan ada pilihan perjalanan Yogyakarta–Kebumen PP di samping relasi Yogyakarta–Kutoarjo.
Calon penumpang dapat membandingkan jadwal KA Prameks yang selama ini digunakan dengan pilihan yang tampil pada tanggal perjalanan baru. Perhatikan pula ketentuan pemesanan khusus untuk layanan lokal, karena dapat berbeda dari tiket kereta jarak jauh.
Perubahan Nama Kereta Api pada Gapeka 2026
Penyatuan Nama KA Jarak Jauh
Perubahan nama merupakan bagian yang paling mudah terlihat bagi pelanggan. Sejumlah nama kereta lama disebut disatukan di bawah satu nama yang digunakan bersama untuk beberapa perjalanan. Tujuan penyederhanaan ini dapat membuat daftar pilihan lebih ringkas, tetapi penumpang setia mungkin perlu beradaptasi karena nama yang sudah dikenal bertahun-tahun tidak lagi tampil seperti dahulu.
Misalnya, KA Sembrani dikelompokkan dengan layanan bernama Anggrek. KA Argo Wilis masuk ke kelompok Turangga. Di sisi lain, KA Kertajaya termasuk dalam kelompok Dharmawangsa. Perubahan nama ini tidak otomatis menjelaskan kelas, fasilitas, maupun nomor perjalanan. Rincian itu harus dilihat pada pemesanan masing-masing.
Daftar Nama KA Lama dan Penggantinya
Berikut 13 contoh nama lama dan penyatuan yang disebut pada artikel acuan. Sebagian sumber awal berbeda dalam menempatkan sejumlah nama lain, sehingga daftar ini sebaiknya dibaca sebagai ringkasan awal perubahan identitas.
No. |
Nama KA lama |
Nama pengganti/kelompok |
|---|---|---|
1 |
Argo Semeru |
Bima |
2 |
Argo Wilis |
Turangga |
3 |
Argo Anjasmoro |
Anggrek |
4 |
Sembrani |
Anggrek |
5 |
Gumarang |
Dharmawangsa |
6 |
Kertajaya |
Dharmawangsa |
7 |
Tawang Jaya |
Menoreh |
8 |
Tawang Jaya Premium |
Menoreh |
9 |
Malioboro Ekspres |
Kertanegara |
10 |
Matarmaja |
Majapahit |
11 |
Jaka Tingkir |
Mataram |
12 |
Gajahwong |
Progo |
13 |
Bogowonto |
Progo |
Untuk penjelasan yang lebih luas mengenai relasi dan tambahan nama lain, lihat daftar perubahan nama kereta api Gapeka 2026. Di sana juga dibahas perbedaan penulisan nama yang muncul dalam publikasi awal.
Pelanggan KA Matarmaja, KA Bogowonto, dan KA Gajahwong khususnya perlu memeriksa jadwal berdasarkan rute. Nama Majapahit atau Progo dapat muncul pada beberapa keberangkatan yang sebelumnya dikenal dengan merek berbeda. Sementara itu, penumpang KA Tawang Jaya perlu memastikan stasiun asal dan jam keberangkatan setelah nama Menoreh digunakan.
Apakah Kereta yang Namanya Hilang Berhenti Beroperasi?
Tidak otomatis. Hilangnya nama dari daftar pemesanan dapat menunjukkan perubahan merek atau pengelompokan identitas, bukan penghentian semua perjalanan di rute terkait. Istilah “tutup rute” yang kadang digunakan untuk daftar perubahan nama bisa menimbulkan salah pengertian jika tidak disertai keterangan.
Cara paling aman adalah mencari berdasarkan stasiun asal, stasiun tujuan, dan tanggal. Setelah itu, cocokkan nomor KA, jam, kelas, dan fasilitas yang tampil. Dengan demikian, nama yang berubah tidak menyebabkan Anda memilih perjalanan yang keliru.
Perubahan Kelas dan Fasilitas Kereta Api
Selain perubahan nama, rangkuman awal Gapeka 2026 menyebut KA Arjuno sebagai layanan ekonomi jarak jauh dan KA Ambarawa menyediakan kelas ekonomi serta eksekutif. Perincian formasi rangkaian, kelas, dan tarif masih harus diperiksa pada masing-masing perjalanan yang tersedia.
Nama layanan yang sama juga tidak selalu menjamin seluruh keberangkatan menggunakan rangkaian atau fasilitas identik. Sebelum membayar, baca pilihan kelas, harga, ketersediaan kursi, dan informasi sarana yang ditampilkan. Jangan menebak fasilitas hanya berdasarkan pengalaman menggunakan kereta dengan nama tersebut pada Gapeka sebelumnya.
Tips Menghadapi Perubahan Jadwal Gapeka 2026
Periksa Jadwal Keberangkatan Terbaru
Periksa ulang jam keberangkatan dan kedatangan setelah memilih tanggal. Jadwal lama yang tersimpan dalam catatan atau tangkapan layar tidak boleh dijadikan patokan untuk perjalanan mulai 1 Desember 2026. Sebaiknya cek ulang beberapa hari sebelum berangkat, terutama jika terdapat pengumuman penyesuaian.
Pastikan Nama dan Nomor Kereta Api
Nama baru bisa digunakan oleh beberapa perjalanan. Karena itu, nomor KA penting untuk membedakan pilihan yang terlihat mirip. Cocokkan dengan tiket dan papan informasi stasiun pada hari keberangkatan.
Cek Stasiun Asal dan Tujuan
Kota besar sering memiliki lebih dari satu stasiun penumpang. Jangan tertukar antara stasiun dengan nama kota yang mirip, apalagi ketika ada rencana perubahan nama atau perluasan relasi. Periksa nama dan kode stasiun pada tiket beserta petunjuk menuju lokasinya.
Perhatikan Kelas dan Fasilitas
Penyederhanaan nama tidak berarti harga atau kelas seluruh perjalanannya seragam. Bandingkan kelas ekonomi dan eksekutif bila tersedia. Perhatikan juga jumlah penumpang, kursi, tanggal, dan aturan tiket sebelum menyelesaikan pembayaran.
Pesan Tiket melalui Access by KAI
Pilih kanal resmi untuk memastikan daftar perjalanan yang muncul sesuai tanggal yang Anda butuhkan. Apabila belum terbiasa, baca panduan cara memesan tiket melalui Access by KAI. Cari stasiun keberangkatan, tujuan, dan tanggal; pilih jadwal yang sesuai; lalu teliti kembali semua data sebelum membayar.
Jika ada perbedaan antara daftar di internet dengan informasi pemesanan resmi, utamakan rincian yang diberikan KAI. Untuk konfirmasi lebih lanjut, gunakan Contact Center KAI 121.
FAQ Seputar Gapeka 2026
Kapan Gapeka 2026 mulai berlaku?
Gapeka 2026 dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Desember 2026, menggantikan Gapeka 2025.
Apakah tiket kereta untuk Desember 2026 sudah bisa dipesan?
Ya. KAI membuka pemesanan tiket kereta jarak jauh untuk keberangkatan mulai 1 Desember 2026 sejak 1 November 2026 pukul 00.01 WIB. Cek pilihan tanggal lainnya pada sistem pemesanan resmi.
Apakah semua kereta mengalami perubahan nama?
Tidak. Penyesuaian nama hanya terjadi pada sejumlah layanan, sementara kereta lain dapat mempertahankan namanya. Namun, jadwal dan pola berhenti tetap perlu diperiksa meskipun nama kereta tidak berubah.
Apakah perubahan Gapeka membuat semua kereta lebih cepat?
Tidak. Peningkatan batas kecepatan pada beberapa petak tidak berarti semua kereta tiba lebih cepat. Pola berhenti, pengaturan jalur, dan waktu cadangan juga memengaruhi jadwal akhirnya.
Apakah nama KA yang digabung berarti rutenya ditutup?
Tidak selalu. Penyatuan nama berbeda dengan penutupan perjalanan. Periksa layanan yang masih muncul berdasarkan stasiun dan tanggal pada aplikasi resmi.
Kesimpulan
Itulah rangkuman semua tentang Gapeka 2026 yang perlu diketahui calon penumpang. Perubahan yang dibahas meliputi penyesuaian jadwal dan keselamatan, batas kecepatan beberapa lintas, nama stasiun, kemungkinan penambahan perjalanan, perubahan rute, hingga penyederhanaan nama kereta api.
Gapeka 2026 dijadwalkan mulai berlaku 1 Desember 2026. Sebagian rincian pada artikel ini masih bersumber dari rangkuman awal yang memerlukan pencocokan dengan jadwal akhir. Sebelum naik kereta, teliti tanggal, jam, nama dan nomor KA, stasiun, kelas, serta fasilitas yang tercetak pada tiket. Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu perjalanan Anda berjalan lancar.
Referensi
- ANTARA, 1 November 2026 — KAI Buka Pemesanan Tiket Kereta Keberangkatan 1 Desember 2026. Keterangan KAI mengenai tanggal penjualan dan perubahan pola perjalanan.
- Media Indonesia, 1 November 2026 — Pernyataan KAI tentang Persiapan Gapeka 2026.
- Radar Banyuwangi, 31 Oktober 2026 — Perubahan Nama Stasiun dan Rute dalam Gapeka 2026. Informasi lintas dan laporan penyesuaian layanan.
- Pemerintah Kabupaten Lumajang, 14 Mei 2025 — Pengajuan Perubahan Nama Stasiun Klakah.
- Radar Kudus, 2 November 2026 — Penyesuaian Layanan Gapeka 2026 di Ngrombo.
- Jatimnet, 1 November 2026 — Perubahan Jadwal KA BIAS. Digunakan untuk membedakan jadwal layanan yang berubah lebih awal dari tanggal pemberlakuan Gapeka 2026.
Catatan redaksi (2 November 2026): angka kecepatan, perubahan status, beberapa relasi, dan penyatuan nama kereta dalam rangkuman awal dapat berubah setelah verifikasi operasional. Rincian final jadwal, stasiun dan tiket merujuk pada kanal resmi KAI.