Kereta Api Cikuray merupakan layanan perkeretaapian pada relasi Garut–Pasar Senen (Jakarta), pulang-pergi melalui Bandung, Purwakarta dan Cikarang. Halaman wiki ini membahas identitas layanan, asal-usul nama, sejarah pengoperasian, serta titik pemberhentian; informasi jadwal harus disesuaikan dengan tanggal dan nomor perjalanan yang dipilih. [1]
Profil Kereta Api Cikuray
Jenis rangkaian dan terminal perjalanan dapat berbeda dari arsip bertahun-tahun lalu. Profil berikut dipakai untuk mengenali layanan serta membedakannya dari nama kereta lain yang beroperasi pada koridor beririsan. [1][2]
- Nama layanan: Kereta Api Cikuray.
- Operator: PT Kereta Api Indonesia (Persero).
- Kategori: Kereta api ekonomi antarkota bersubsidi.
- Relasi: Garut–Pasar Senen (Jakarta), pulang-pergi melalui Bandung, Purwakarta dan Cikarang.
- Riwayat awal: 25 Maret 2022 bersama aktivasi layanan Stasiun Garut.
- Kelas: Ekonomi Kerakyatan pada pengoperasian mulai Juni 2026.
Kereta ekonomi kerakyatan pada 2026 merupakan pembaruan sarana; bukan nama kereta baru yang menggantikan Cikuray.
Asal-usul Nama Cikuray
Nama Cikuray diambil dari Gunung Cikuray, gunung tinggi di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pilihan nama ini menegaskan identitas Garut sebagai salah satu terminal perjalanan. Gunung Cikuray dikenal dalam kegiatan pendakian, tetapi kereta tidak berjalan sampai kawasan puncak atau titik awal pendakian; wisatawan tetap memerlukan transportasi darat dari stasiun. [3]
Identitas nama merupakan rujukan geografis, sejarah atau budaya; nama itu tidak serta-merta menunjukkan seluruh titik berhenti maupun jenis traksi kereta yang digunakan.
Pengoperasian Kereta Api Cikuray
Riwayat layanan
Cikuray hadir ketika layanan kereta penumpang kembali mencapai Stasiun Garut pada 25 Maret 2022 setelah reaktivasi jalur Cibatu–Garut. Kereta ekonomi ini menghubungkan Garut dengan Pasar Senen melalui Bandung Raya dan wilayah industri Karawang. Sejak awal, layanan berperan penting bagi warga Garut untuk perjalanan berbiaya terjangkau tanpa perlu mengganti kereta di Bandung. Relasi ini berbeda dari kereta Papandayan yang menuju Stasiun Gambir. [1][2]
Pengembangan sarana dan pola operasi
Pada 11 Juni 2026, KAI memulai pengoperasian sarana Ekonomi Kerakyatan di Cikuray sebagai bagian dari program Rel Ekonomi Rakyat, berikut penambahan kereta khusus Petani dan Pedagang. Sarana baru dikembangkan oleh Balai Yasa Manggarai untuk memperbaiki kenyamanan tempat duduk ekonomi; rangkaian petani-pedagang merupakan fasilitas dengan ketentuan tersendiri. Hingga 26 Juli 2026, KAI melaporkan 79.450 pelanggan memakai layanan ekonomi kerakyatan pada relasi Garut–Pasar Senen. [1][2]
Penetapan grafik perjalanan, kondisi prasarana, maupun kebutuhan angkutan khusus dapat mengubah jam dan tempat berhenti. Karena itu, jadwal lama sebaiknya dijadikan arsip, bukan bukti ketersediaan untuk perjalanan hari ini.
Stasiun Pemberhentian Kereta Api Cikuray
Koridor dan stasiun utama
KAI menyebut 12 stasiun utama dalam pola layanannya, antara lain Garut, Cibatu, Leles, Kiaracondong, Bandung, Cimahi, Purwakarta, Cikampek, Karawang, Cikarang, Bekasi dan Pasar Senen. Urutan berhenti dan aturan naik-turun harus dilihat berdasarkan arah serta nomor KA; penyebutan sebuah kota pada jalur bukan jaminan seluruh stasiunnya dilayani. Untuk perjalanan Cikuray, pastikan terminal Jakarta adalah Pasar Senen. [2][3]
Catatan penumpang: stasiun yang dilalui tidak selalu menjadi pemberhentian komersial pada setiap nomor KA. Periksa jadwal melalui situs resmi operator serta kanal pemesanan yang sesuai sebelum berangkat.
Jadwal Terbaru — GAPEKA 2025
KA | Kereta | Asal | Tujuan | Berangkat | Tiba | Durasi | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
299 | GRT | PSE | 06:05 | 11:35 | 5j 30m | REGULER | |
300 | PSE | GRT | 17:20 | 22:52 | 5j 32m | REGULER |
- Berangkat06:05KA 299Stasiun asal
GRTStasiun tujuanPSE - Berangkat17:20KA 300Stasiun asal
PSEStasiun tujuanGRT