Kereta Api Probowangi adalah layanan penumpang PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang melayani koridor Surabaya Gubeng–Ketapang (Banyuwangi), pulang-pergi melalui Probolinggo dan Jember. Artikel ini menjelaskan profil, latar penamaan, sejarah operasi dan stasiun penting, dengan pemisahan jelas antara arsip GAPEKA dan tiket pada tanggal tertentu. [1]
Profil Kereta Api Probowangi
Relasi, jadwal, kelas, dan nomor KA dapat berubah seiring kebijakan operator. Nama layanan yang bertahan dari masa lalu tidak selalu berarti susunan rangkaian dan terminalnya sama seperti saat pertama kali diluncurkan. [1][2]
- Nama: Kereta Api Probowangi.
- Operator: PT Kereta Api Indonesia (Persero).
- Jenis: Kereta api ekonomi bersubsidi (PSO).
- Relasi utama: Surabaya Gubeng–Ketapang (Banyuwangi), pulang-pergi melalui Probolinggo dan Jember.
- Riwayat awal: Berkembang dari layanan lokal Probolinggo–Banyuwangi; diperpanjang ke Surabaya pada dekade 2010-an.
- Kelas: Ekonomi.
Nama Probowangi tidak sama dengan Blambangan Ekspres, meskipun kedua layanan bertemu pada sebagian koridor Jawa Timur.
Asal-usul Nama Probowangi
Nama Probowangi merupakan gabungan unsur wilayah Probolinggo dan Banyuwangi, dua kota yang berkaitan dengan jalur awal layanan di Jawa Timur bagian timur. Penggabungan kedua nama ini mencerminkan fungsi sebagai transportasi penghubung kawasan Tapal Kuda. Nama tersebut bukan rujukan langsung pada satu stasiun bernama Probowangi. [2]
Asal nama memberikan konteks budaya maupun geografis dan tidak membuktikan bahwa kereta berhenti di semua kota atau kawasan yang disebut.
Pengoperasian Kereta Api Probowangi
Sejarah layanan
Layanan ini berkembang dari angkutan lokal Probolinggo–Banyuwangi, yang dalam sejarahnya terkait dengan kereta bernama Blambangan. Koridor perjalanan kemudian diperpanjang sehingga penumpang dapat berangkat dari Surabaya Gubeng menuju ujung timur Jawa tanpa berpindah kereta. Dalam arsip lama, terminal Banyuwangi juga sering disebut Banyuwangi Baru, yang sekarang bernama Ketapang. Perubahan nama stasiun tidak berarti jalur kereta telah berpindah. [2][3]
Pola perjalanan dan perkembangan operasional
Probowangi termasuk kereta dengan skema PSO yang menyediakan akses berbiaya terjangkau antara Surabaya, Probolinggo, Jember, dan Banyuwangi. ANTARA melaporkan 591.530 pelanggan menggunakan Probowangi selama Januari–September 2026. Dalam pemberitaan Juni 2026, KAI mengumumkan penyesuaian jadwal perjalanan di koridor ini yang berlaku mulai 18 Juni 2026. Ini menegaskan pentingnya membedakan tabel lama dari jadwal baru saat memeriksa waktu berangkat. [1][3]
Penerapan GAPEKA yang berbeda dapat mengubah jam serta nomor kereta, stasiun berhenti maupun susunan sarana. Gunakan informasi aktual pada tanggal perjalanan untuk memastikan detail yang akan dipakai.
Stasiun Pemberhentian Kereta Api Probowangi
Koridor dan stasiun utama
Terminal utama Surabaya Gubeng dan Ketapang dilalui lewat Wonokromo, Sidoarjo, Bangil, Pasuruan, Probolinggo, Klakah, Tanggul, Rambipuji, Jember, Kalisat, Kalibaru, Rogojampi dan Banyuwangi Kota. Daftar ini menggambarkan lintas utama; tidak semua stasiun merupakan titik naik-turun komersial pada setiap nomor KA. Penumpang menuju Pelabuhan Ketapang perlu memperhitungkan perpindahan dari Stasiun Ketapang. [1][2]
Catatan perjalanan: stasiun yang dilalui belum tentu membuka pelayanan naik dan turun pada semua nomor KA. Periksa informasi tiket melalui website KAI atau aplikasi Access by KAI.
Jadwal Terbaru — GAPEKA 2025
KA | Kereta | Asal | Tujuan | Berangkat | Tiba | Durasi | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
297 | SGU | KTG | 05:55 | 12:45 | 6j 50m | REGULER | |
298 | KTG | SGU | 17:20 | 23:55 | 6j 35m | REGULER |
- Berangkat05:55KA 297Stasiun asal
SGUStasiun tujuanKTG - Berangkat17:20KA 298Stasiun asal
KTGStasiun tujuanSGU