Kereta Api Gaya Baru Malam Selatan melayani perjalanan antarkota PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan relasi Surabaya Gubeng – Pasar Senen (Jakarta), pulang-pergi, melalui lintas selatan Jawa. Setiap nama memiliki sejarah dan karakter operasional sendiri; berikut ringkasan profil, asal-usul nama, pengoperasian, dan koridor pemberhentiannya. [1]
Profil Kereta Api Gaya Baru Malam Selatan
Kereta ini merupakan bagian dari layanan KAI yang menghubungkan beberapa kota melalui jaringan perkeretaapian di Pulau Jawa. Profil dasar penting untuk membedakan nama produk dan rute yang dilalui dari nomor KA serta tanggal perjalanan. [1][2]
- Nama: Kereta Api Gaya Baru Malam Selatan.
- Operator: PT Kereta Api Indonesia (Persero).
- Jenis: kereta api antarkota.
- Relasi: Surabaya Gubeng – Pasar Senen (Jakarta), pulang-pergi, melalui lintas selatan Jawa.
- Mulai beroperasi: 17 Februari 1975.
- Kelas: Eksekutif dan ekonomi.
Gaya Baru Malam Selatan berbeda dari kereta bertujuan Surabaya lewat Semarang; nama Selatan merujuk pada lintas melalui Yogyakarta dan Solo, bukan jalur pesisir utara. Informasi kelas dan ketersediaan kursi perlu dicocokkan dengan sistem pemesanan.
Asal-usul Nama Gaya Baru Malam Selatan
Nama Gaya Baru Malam Selatan menggambarkan identitas perjalanan jarak jauh dalam kelompok layanan Gaya Baru, dengan kata Malam yang berkaitan dengan perjalanan malam serta Selatan yang menunjukkan koridor lintas selatan Pulau Jawa. Nama ini berbeda dari layanan historis Ekspres Gaja Baru dan perlu ditempatkan dalam konteks perubahan produk kereta setelah masa 1960-an. [1]
Asal penamaan adalah bagian dari identitas historis layanan; nama kereta tidak membuktikan sendiri rute atau seluruh titik pemberhentian pada suatu hari.
Pengoperasian Kereta Api Gaya Baru Malam Selatan
Sejarah pengoperasian
Gaya Baru Malam Selatan memiliki jejak yang terkait dengan perjalanan Ekspres Gaja Baru yang beroperasi pada dekade 1960-an. Layanan dengan nama Gaya Baru Malam Selatan mulai beroperasi pada 17 Februari 1975, menjadi salah satu kereta penumpang jarak jauh dengan riwayat panjang antara Jawa Timur dan Jakarta. Nama dan kelasnya tetap dikenal walaupun komposisi rangkaian serta terminal mengalami perubahan. [1][2]
Perkembangan kelas dan rangkaian
Dalam pembaruan armada 2026, KAI mencantumkan Gaya Baru Malam Selatan pada daftar layanan dengan formasi campuran kelas eksekutif dan ekonomi Stainless Steel New Generation. Kehadiran sarana terbaru berkaitan dengan upaya peningkatan kenyamanan dan keandalan, tetapi setiap perjalanan bisa berbeda kelas serta susunan rangkaiannya menurut jadwal yang berlaku. [2]
Seperti layanan antarkota lain, nomor KA, jadwal, kelas, dan pola operasi dapat berubah seiring penerapan GAPEKA atau penyesuaian khusus. Penumpang harus membaca informasi untuk tanggal keberangkatannya.
Stasiun Pemberhentian Kereta Api Gaya Baru Malam Selatan
Koridor lintas dan stasiun antara
Koridor Gaya Baru Malam Selatan melayani Surabaya Gubeng menuju Pasar Senen melalui Mojokerto, Jombang, Madiun, Solo, Yogyakarta, Kutoarjo, Kebumen, Purwokerto, Cirebon, dan wilayah Jakarta. Jalur perjalanan bukan daftar pasti pemberhentian naik-turun penumpang. Ketersediaan stasiun seperti Lempuyangan atau Bekasi perlu dipastikan lewat tiket sesuai nomor KA. [1][2]
Perhatian: melintasi sebuah stasiun tidak selalu berarti berhenti untuk menaikkan atau menurunkan penumpang. Selalu cek stasiun dan nomor perjalanan melalui kanal resmi PT KAI atau Access by KAI.
Jadwal Terbaru — GAPEKA 2025
KA | Kereta | Asal | Tujuan | Berangkat | Tiba | Durasi | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
89 | SGU | PSE | 06:30 | 19:03 | 12j 33m | REGULER | |
90 | PSE | SGU | 11:10 | 23:35 | 12j 25m | REGULER |
- Berangkat06:30KA 89Stasiun asal
SGUStasiun tujuanPSE - Berangkat11:10KA 90Stasiun asal
PSEStasiun tujuanSGU