Kereta Api Jayabaya

Kereta Api Jayabaya melayani perjalanan antarkota PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan relasi Pasar Senen – Malang, pulang-pergi, melalui Semarang dan Surabaya Pasarturi. Setiap nama memiliki sejarah dan karakter operasional sendiri; berikut ringkasan profil, asal-usul nama, pengoperasian, dan koridor pemberhentiannya. [1]

Profil Kereta Api Jayabaya

Kereta ini merupakan bagian dari layanan KAI yang menghubungkan beberapa kota melalui jaringan perkeretaapian di Pulau Jawa. Profil dasar penting untuk membedakan nama produk dan rute yang dilalui dari nomor KA serta tanggal perjalanan. [1][2]

  • Nama: Kereta Api Jayabaya.
  • Operator: PT Kereta Api Indonesia (Persero).
  • Jenis: kereta api antarkota.
  • Relasi: Pasar Senen – Malang, pulang-pergi, melalui Semarang dan Surabaya Pasarturi.
  • Mulai beroperasi: 18 Oktober 2014.
  • Kelas: Eksekutif dan ekonomi.

Nama Jayabaya tidak berarti KA ini hanya melayani Jakarta–Surabaya; layanan kini dikenal memiliki tujuan akhir Malang. Informasi kelas dan ketersediaan kursi perlu dicocokkan dengan sistem pemesanan.

Asal-usul Nama Jayabaya

Terdapat dua penjelasan yang sering dikaitkan dengan nama Jayabaya. Pertama, nama ini merujuk pada Raja Jayabhaya dari Kerajaan Kadiri yang dikenal dalam sejarah dan tradisi Jawa. Kedua, nama tersebut dipahami sebagai akronim dari Jakarta Raya dan Surabaya, koridor yang memiliki hubungan dengan identitas awal layanan. Kedua versi perlu dipisahkan dari klaim historis yang belum dapat dipastikan secara tunggal. [1]

Asal penamaan adalah bagian dari identitas historis layanan; nama kereta tidak membuktikan sendiri rute atau seluruh titik pemberhentian pada suatu hari.

Pengoperasian Kereta Api Jayabaya

Sejarah pengoperasian

KA Jayabaya diluncurkan pada 18 Oktober 2014 dari Stasiun Pasar Senen sebagai layanan ekonomi AC ke Malang. Publikasi resmi KAI dari Oktober 2014 mencatat kereta ini merupakan produk sarana PT INKA untuk memenuhi kebutuhan perjalanan jarak menengah dan jauh. Dalam perkembangan layanan, kelas eksekutif kemudian ditambahkan mulai 1 Desember 2019. [1][2]

Perkembangan kelas dan rangkaian

Pada 2026, KAI mencantumkan Jayabaya dalam kelompok layanan campuran kelas eksekutif dan ekonomi yang menggunakan rangkaian Stainless Steel New Generation. Pergantian sarana mencakup peningkatan fasilitas tempat duduk dan kenyamanan perjalanan. Pembaruan tidak menghapus perbedaan kelas, sehingga penumpang tetap perlu memilih kelas sesuai kebutuhan dan ketersediaan tiket. [2]

Seperti layanan antarkota lain, nomor KA, jadwal, kelas, dan pola operasi dapat berubah seiring penerapan GAPEKA atau penyesuaian khusus. Penumpang harus membaca informasi untuk tanggal keberangkatannya.

Stasiun Pemberhentian Kereta Api Jayabaya

Koridor lintas dan stasiun antara

Jayabaya menghubungkan Pasar Senen dengan Malang melalui Cirebon, Pekalongan, Semarang Tawang, Cepu, Bojonegoro, Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Sidoarjo, Bangil, Lawang, dan Malang. Tidak semua titik yang dilintasi menjadi stasiun komersial pada semua arah. Beberapa stasiun berhenti diatur untuk pengoperasian tambahan atau kondisi khusus. [1][2]

Perhatian: melintasi sebuah stasiun tidak selalu berarti berhenti untuk menaikkan atau menurunkan penumpang. Selalu cek stasiun dan nomor perjalanan melalui kanal resmi PT KAI atau Access by KAI.

Jadwal Terbaru — GAPEKA 2025

Arsip GAPEKA 2025. Data historis, bukan jadwal real-time. Untuk perjalanan aktual, periksa kanal resmi operator. Kereta fakultatif belum tentu beroperasi setiap hari.
Jadwal GAPEKA 2025
KA
Kereta
Asal
Tujuan
Berangkat
Tiba
Durasi
Status
94-91
ML
PSE
13:45
01:58 (+1 hari)
12j 13m
REGULER
92-93
PSE
ML
22:15
10:45 (+1 hari)
12j 30m
REGULER
  1. Berangkat13:45
    KA 94-91
    Stasiun asalML
    Stasiun tujuanPSE
    Tiba
    01:58 (+1 hari)
    Durasi
    12j 13m
    Status
    REGULER
  2. Berangkat22:15
    KA 92-93
    Stasiun asalPSE
    Stasiun tujuanML
    Tiba
    10:45 (+1 hari)
    Durasi
    12j 30m
    Status
    REGULER

Lihat semua edisi GAPEKA | Direktori kereta api