Kereta Api Manahan merupakan layanan penumpang PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang melayani Solo Balapan – Gambir (Jakarta), pulang-pergi, melalui Yogyakarta, Purwokerto, dan Cirebon. Nama dan karakternya memiliki sejarah tersendiri, sehingga penjelasan di bawah membedakan identitas layanan dari jadwal tertentu dalam GAPEKA. [1][2]
Profil Kereta Api Manahan
KA Manahan dikenal sebagai layanan antarkota dengan titik asal dan tujuan yang disebutkan pada profil di bawah ini. Pengaturan waktu dan nomor KA dapat berubah sepanjang periode pengoperasian. [1]
- Nama kereta: Kereta Api Manahan.
- Operator: PT Kereta Api Indonesia (Persero).
- Kategori: Kereta api penumpang antarkota.
- Relasi: Solo Balapan – Gambir (Jakarta), pulang-pergi, melalui Yogyakarta, Purwokerto, dan Cirebon.
- Awal pengoperasian: 1 Juni 2023.
- Jenis kelas: Eksekutif; Panoramic tersedia pada perjalanan tertentu.
Nama Manahan tidak sama dengan stasiun Manahan; terminal asal/tujuan yang perlu dicari pengguna adalah Solo Balapan serta Gambir. Informasi ini ditujukan untuk memahami profil, bukan untuk menggantikan konfirmasi ketersediaan tiket.
Asal-usul Nama Manahan
Nama Manahan berkaitan dengan tokoh Ki Ageng Pamanahan yang dikenal dalam sejarah awal Wangsa Mataram. Di Surakarta, nama Manahan juga digunakan untuk kelurahan dan kawasan olahraga yang terkenal dengan Stadion Manahan. Penggunaan nama ini menguatkan identitas Surakarta sebagai salah satu terminal utama kereta. [1]
Penamaan sebuah kereta merupakan identitas perjalanan. Nama kereta tidak selalu berhubungan langsung dengan seluruh stasiun pemberhentian atau tipe sarana yang digunakan saat ini.
Pengoperasian Kereta Api Manahan
Sejarah pengoperasian
Manahan diluncurkan pada 1 Juni 2023 sebagai penjenamaan ulang perjalanan fakultatif yang sebelumnya terkait Argo Lawu dan Argo Dwipangga. Layanan tersebut menyediakan tambahan pilihan perjalanan Solo Balapan–Gambir tanpa perlu menunggu perjalanan kereta unggulan yang lebih dulu tersedia. Pengembangan pilihan jadwal berlangsung seiring meningkatnya permintaan perjalanan antara Jakarta dan Solo. [1]
Perkembangan layanan dan fasilitas
Dalam periode setelah peluncurannya, Manahan melayani kelas eksekutif, dengan pilihan kereta Panoramic pada perjalanan tertentu. Pada pengaturan perjalanan akhir 2025 dan awal 2026, KAI kembali mencantumkan Manahan untuk relasi Gambir–Solo Balapan. Pilihan kelas, rangkaian Panoramic, serta nomor KA harus diperiksa di sistem pemesanan karena dapat berganti menurut perjalanan. [2]
Perubahan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) dapat memengaruhi relasi, nomor KA, kelas, fasilitas, dan stasiun berhenti. Selalu gunakan tanggal dan nomor perjalanan yang sesuai saat melihat informasi terkini.
Stasiun Pemberhentian Kereta Api Manahan
Koridor layanan dan stasiun antara
Dua terminal utamanya adalah Solo Balapan dan Gambir. Koridor Manahan melewati Klaten, Yogyakarta, Kutoarjo, Kebumen, Kroya, Purwokerto, dan Cirebon sebelum menuju wilayah Jakarta. Beberapa nomor perjalanan dapat mempunyai ketentuan khusus untuk berhenti atau menaikkan penumpang di Bekasi dan Jatinegara. Stasiun yang dilalui belum tentu merupakan pemberhentian komersial pada setiap kereta. [1][2]
Penting: stasiun yang dilewati dalam lintas belum tentu berfungsi sebagai tempat menaikkan atau menurunkan penumpang. Periksa daftar stasiun berhenti aktual menggunakan situs resmi KAI dan Access by KAI sesuai jadwal yang sedang berlaku.
Jadwal Terbaru — GAPEKA 2025
KA | Kereta | Asal | Tujuan | Berangkat | Tiba | Durasi | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
61 | SLO | GMR | 09:50 | 17:31 | 7j 41m | REGULER | |
62 | GMR | SLO | 10:30 | 18:18 | 7j 48m | REGULER | |
63 | SLO | GMR | 22:35 | 06:33 (+1 hari) | 7j 58m | REGULER | |
64 | GMR | SLO | 22:50 | 06:30 (+1 hari) | 7j 40m | REGULER |
- Berangkat09:50KA 61Stasiun asal
SLOStasiun tujuanGMR - Berangkat10:30KA 62Stasiun asal
GMRStasiun tujuanSLO - Berangkat22:35KA 63Stasiun asal
SLOStasiun tujuanGMR - Berangkat22:50KA 64Stasiun asal
GMRStasiun tujuanSLO