Kereta Api Brantas merupakan layanan kereta api yang dioperasikan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan relasi Pasar Senen (Jakarta)–Blitar, pulang-pergi, melalui Semarang, Solo Jebres, Madiun, dan Kediri. Selain informasi perjalanan, namanya mempunyai latar sejarah tersendiri. Profil ini membedakan riwayat layanan dari jadwal aktual setiap tanggal. [1][2]
Profil Kereta Api Brantas
Identitas kereta dalam arsip GAPEKA digunakan untuk memudahkan pencarian nama, relasi, dan pengoperasian dari tahun ke tahun. Perubahan sarana atau nomor perjalanan tidak selalu menghapus nama lama, namun dapat memengaruhi fasilitas serta waktu tempuh. [1]
- Nama layanan: Kereta Api Brantas.
- Operator: PT Kereta Api Indonesia (Persero).
- Jenis layanan: kereta api penumpang antarkota jarak jauh.
- Relasi: Pasar Senen (Jakarta)–Blitar, pulang-pergi, melalui Semarang, Solo Jebres, Madiun, dan Kediri.
- Mulai beroperasi: 1 Oktober 1998; awalnya Kediri–Pasar Senen.
- Kelas: Eksekutif dan ekonomi.
Brantas dan Singasari sama-sama mempunyai terminal di Pasar Senen dan Blitar, tetapi lintasnya berbeda: Brantas menggunakan Semarang, sedangkan Singasari melalui Purwokerto–Yogyakarta.
Asal-usul Nama Brantas
Nama Brantas berasal dari Sungai Brantas, salah satu sungai utama di Jawa Timur. Aliran sungai ini berkaitan dengan wilayah Malang, Blitar, Tulungagung, Kediri, dan sekitarnya. Pemilihan nama tersebut menampilkan identitas geografis Jawa Timur yang menjadi bagian penting dari rute kereta. [2]
Nama Brantas juga mengingatkan pada posisi strategis daerah aliran sungai sebagai kawasan permukiman, pertanian, perdagangan, dan perkembangan kota-kota di Jawa Timur. Kereta tidak mengikuti aliran sungai secara penuh; hubungan ini adalah latar penamaan. [1]
Pengoperasian Kereta Api Brantas
Sejarah layanan
Kereta Brantas mulai beroperasi pada 1 Oktober 1998 dengan relasi awal Kediri–Pasar Senen dan kelas ekonomi. Perjalanan jarak jauh ini membantu menghubungkan wilayah Kediri dengan Jakarta melalui jalur utara dan pedalaman Jawa Tengah. [1][2]
Perubahan relasi dan rangkaian
Relasi kemudian diperpanjang ke Blitar pada April 2017. Selain penyesuaian waktu dan rangkaian, layanan juga berkembang dengan penyediaan kelas eksekutif. Dalam pengaturan GAPEKA 2025 yang diberitakan ANTARA, Brantas tetap melayani Blitar–Pasar Senen dan mengalami penyesuaian jam perjalanan. [1][3]
Pengoperasian kereta dapat mengalami penyesuaian saat Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) berganti. Informasi jadwal, kelas, dan nomor KA pada arsip tahun sebelumnya tidak boleh langsung dijadikan acuan tiket untuk tahun berikutnya.
Stasiun Pemberhentian Kereta Api Brantas
Lintas dan stasiun utama
Lintas Brantas menghubungkan Pasar Senen dengan Blitar melalui Jatibarang, Cirebon Prujakan, Brebes, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Gundih, Solo Jebres, Sragen, Walikukun, Madiun, Nganjuk, Kertosono, Kediri, dan Tulungagung. [1][3]
Perjalanan Brantas berbeda dengan koridor selatan Yogyakarta. Pemberhentian di luar daftar reguler bisa ditetapkan dalam pengaturan khusus, seperti pada periode libur. Penumpang harus memeriksa nomor perjalanan yang dipilih untuk memastikan kereta dapat menaikkan dan menurunkan penumpang di stasiun tertentu. [2]
Catatan: stasiun yang dilalui belum tentu merupakan tempat berhenti komersial untuk semua perjalanan. Pastikan stasiun naik dan turun pada website resmi KAI atau aplikasi Access by KAI sesuai tanggal keberangkatan.
Jadwal Terbaru — GAPEKA 2025
KA | Kereta | Asal | Tujuan | Berangkat | Tiba | Durasi | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
151 | BL | PSE | 12:55 | 01:40 (+1 hari) | 12j 45m | REGULER | |
152 | PSE | BL | 14:10 | 03:15 (+1 hari) | 13j 5m | REGULER |
- Berangkat12:55KA 151Stasiun asal
BLStasiun tujuanPSE - Berangkat14:10KA 152Stasiun asal
PSEStasiun tujuanBL