Kereta Api Singasari merupakan layanan kereta api yang dioperasikan PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan relasi Pasar Senen (Jakarta)–Blitar, pulang-pergi, melalui Purwokerto, Yogyakarta, Solo, dan Kediri. Selain informasi perjalanan, namanya mempunyai latar sejarah tersendiri. Profil ini membedakan riwayat layanan dari jadwal aktual setiap tanggal. [1][2]
Profil Kereta Api Singasari
Identitas kereta dalam arsip GAPEKA digunakan untuk memudahkan pencarian nama, relasi, dan pengoperasian dari tahun ke tahun. Perubahan sarana atau nomor perjalanan tidak selalu menghapus nama lama, namun dapat memengaruhi fasilitas serta waktu tempuh. [1]
- Nama layanan: Kereta Api Singasari.
- Operator: PT Kereta Api Indonesia (Persero).
- Jenis layanan: kereta api penumpang antarkota jarak jauh.
- Relasi: Pasar Senen (Jakarta)–Blitar, pulang-pergi, melalui Purwokerto, Yogyakarta, Solo, dan Kediri.
- Mulai beroperasi: 17 Juli 2017 dengan nama Singasari pada layanan pengganti Krakatau.
- Kelas: Eksekutif dan ekonomi.
Singasari bukan kereta Jakarta–Malang, meskipun nama kerajaan yang digunakan berkaitan dengan sejarah Malang. Terminal perjalanan regulernya yang tercatat pada 2026 adalah Blitar.
Asal-usul Nama Singasari
Nama Singasari mengacu pada Kerajaan Singasari, salah satu kerajaan penting di Jawa Timur pada abad ke-13. Pusat sejarah kerajaan berkaitan dengan kawasan Malang, sedangkan kereta modern yang memakai namanya melayani perjalanan menuju Blitar. [2]
Riwayat penggunaan nama Singasari juga pernah muncul pada kereta lain di masa lalu. Karena itu, tulisan sejarah perlu membedakan produk Singasari modern dari kereta historis dengan nama mirip seperti Singosari. [1]
Pengoperasian Kereta Api Singasari
Sejarah layanan
Kereta Singasari mulai beroperasi pada 17 Juli 2017 sebagai pengganti nama dan penyesuaian relasi Krakatau yang sebelumnya melayani perjalanan lebih panjang menuju Merak. Perubahan tersebut memusatkan layanan pada koridor Pasar Senen–Blitar. [1][2]
Perubahan relasi dan rangkaian
Perkembangan berikutnya meliputi penyediaan kelas eksekutif mulai 2019 serta peningkatan kenyamanan sarana. Pada 2026 KAI mencatat penggunaan rangkaian campuran Eksekutif dan Ekonomi Stainless Steel New Generation untuk layanan Singasari; kelas yang dipesan tetap menentukan fasilitas penumpang. [1][3]
Pengoperasian kereta dapat mengalami penyesuaian saat Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) berganti. Informasi jadwal, kelas, dan nomor KA pada arsip tahun sebelumnya tidak boleh langsung dijadikan acuan tiket untuk tahun berikutnya.
Stasiun Pemberhentian Kereta Api Singasari
Lintas dan stasiun utama
Menurut penjelasan KAI melalui ANTARA pada April 2026, perjalanan Pasar Senen–Blitar melewati Bekasi, Cikarang, Karawang, Cikampek, Haurgeulis, Jatibarang, Cirebon, Bumiayu, Purwokerto, Kroya, Gombong, Kebumen, Kutoarjo, Wates, Lempuyangan, Klaten, Purwosari, Sragen, Walikukun, Ngawi, Magetan, Madiun, Caruban, Nganjuk, Kertosono, Kediri, Tulungagung, dan Ngunut. [1][3]
Ini adalah daftar yang dilaporkan untuk pola pengoperasian tertentu. Jumlah stasiun yang dapat dipilih di aplikasi dan aturan pemberhentian untuk arah sebaliknya dapat berubah menurut GAPEKA. Nama tiap stasiun pada tiket lebih menentukan daripada daftar jalur umum. [2]
Catatan: stasiun yang dilalui belum tentu merupakan tempat berhenti komersial untuk semua perjalanan. Pastikan stasiun naik dan turun pada website resmi KAI atau aplikasi Access by KAI sesuai tanggal keberangkatan.
Jadwal Terbaru — GAPEKA 2025
KA | Kereta | Asal | Tujuan | Berangkat | Tiba | Durasi | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
149 | BL | PSE | 16:40 | 05:33 (+1 hari) | 12j 53m | REGULER | |
150 | PSE | BL | 21:55 | 11:30 (+1 hari) | 13j 35m | REGULER |
- Berangkat16:40KA 149Stasiun asal
BLStasiun tujuanPSE - Berangkat21:55KA 150Stasiun asal
PSEStasiun tujuanBL