Kereta Api Kahuripan merupakan layanan PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada koridor Blitar–Kiaracondong (Bandung), pulang-pergi melalui Madiun, Solo, Yogyakarta, Kroya, dan Tasikmalaya. Halaman ini membahas identitas, asal nama, pengoperasian, dan stasiun utama; data sejarah dibedakan dari informasi tiket dan jadwal yang berlaku untuk tanggal tertentu. [1]
Profil Kereta Api Kahuripan
Profil sebuah layanan dapat bertahan sekalipun kelas, lintas, dan rangkaian berganti sepanjang sejarah. Karena itu, nomor KA, formasi, dan waktu berangkat selalu perlu dicek menurut grafik perjalanan yang berlaku. [1][2]
- Nama: Kereta Api Kahuripan.
- Operator: PT Kereta Api Indonesia (Persero).
- Jenis: Kereta api antarkota bersubsidi.
- Relasi utama: Blitar–Kiaracondong (Bandung), pulang-pergi melalui Madiun, Solo, Yogyakarta, Kroya, dan Tasikmalaya.
- Awal pengoperasian: 26 Juli 1995.
- Kelas: Ekonomi.
Riwayat rute Kediri–Jakarta merupakan bagian masa awal layanan; tujuan sekarang tidak otomatis melayani Jakarta.
Asal-usul Nama Kahuripan
Nama Kahuripan diambil dari Kerajaan Kahuripan yang didirikan Raja Airlangga pada abad ke-11 di wilayah Jawa Timur. Penamaan ini berbeda dari KA Airlangga yang memakai nama rajanya secara langsung. Kahuripan merupakan identitas historis, bukan nama salah satu terminal di Jawa Timur maupun Bandung. [3]
Asal nama menjelaskan identitas budaya dan geografi, tetapi tidak dengan sendirinya menentukan kota terminal atau seluruh lokasi pemberhentian.
Pengoperasian Kereta Api Kahuripan
Riwayat pengoperasian
Kereta Kahuripan mulai beroperasi pada 26 Juli 1995, ketika relasinya masih mencakup Kediri, Bandung, dan Jakarta melalui Pasar Senen. Seiring pembaruan GAPEKA, terminal Jakarta kemudian dihapus dan perjalanan dibatasi ke Bandung. Relasi sempat berubah menjadi Kediri–Padalarang, lalu Kediri–Kiaracondong. Per 1 April 2017, relasi kereta diperpanjang ke Blitar sehingga layanan yang dikenal sekarang adalah Blitar–Kiaracondong. [1][3]
Perkembangan layanan dan jadwal
Kahuripan menjadi salah satu opsi kelas ekonomi bersubsidi untuk perjalanan lintas provinsi. Pembaruan jadwal terbaru juga penting: KAI pada November 2026 menyebut penataan GAPEKA 2026 akan memangkas waktu tempuh Kahuripan arah Blitar–Kiaracondong hingga 92 menit. Angka tersebut merupakan perubahan yang diumumkan dalam rencana jadwal, sehingga penumpang harus memeriksa tanggal efektifnya dan tidak menganggap semua perjalanan lama otomatis sudah dipercepat. [2]
Perubahan GAPEKA dapat memengaruhi jam, nomor, kecepatan, dan ketentuan berhenti. Informasi mengenai rencana jadwal tidak otomatis berlaku sebelum tanggal efektif yang diumumkan operator.
Stasiun Pemberhentian Kereta Api Kahuripan
Lintas serta stasiun utama
Terminal utamanya adalah Blitar dan Kiaracondong. Lintas selatan melewati Tulungagung, Kediri, Kertosono, Nganjuk, Madiun, Solo, Yogyakarta, Kutoarjo, Kebumen, Kroya, Banjar, Tasikmalaya, dan Cipeundeuy. Tidak setiap stasiun sepanjang lintas menjadi tempat berhenti untuk penumpang pada seluruh nomor KA. Penumpang tujuan Bandung perlu memastikan tiket memilih Kiaracondong, bukan mengasumsikan kereta berakhir di Bandung (BD). [1][2]
Catatan: stasiun yang dilalui tidak selalu ditetapkan sebagai tempat menaikkan atau menurunkan penumpang. Pastikan nomor KA, stasiun pilihan, dan tanggal perjalanan melalui kanal resmi KAI atau Access by KAI.
Jadwal Terbaru — GAPEKA 2025
KA | Kereta | Asal | Tujuan | Berangkat | Tiba | Durasi | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
273 | BL | KAC | 17:10 | 07:15 (+1 hari) | 14j 5m | REGULER | |
274 | KAC | BL | 22:20 | 12:05 (+1 hari) | 13j 45m | REGULER |
- Berangkat17:10KA 273Stasiun asal
BLStasiun tujuanKAC - Berangkat22:20KA 274Stasiun asal
KACStasiun tujuanBL