Kereta Api Matarmaja merupakan layanan PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada koridor Malang–Pasar Senen (Jakarta), pulang-pergi, melalui koridor Semarang dan Solo. Halaman ini membahas identitas, asal nama, pengoperasian, dan stasiun utama; data sejarah dibedakan dari informasi tiket dan jadwal yang berlaku untuk tanggal tertentu. [1]
Profil Kereta Api Matarmaja
Profil sebuah layanan dapat bertahan sekalipun kelas, lintas, dan rangkaian berganti sepanjang sejarah. Karena itu, nomor KA, formasi, dan waktu berangkat selalu perlu dicek menurut grafik perjalanan yang berlaku. [1][2]
- Nama: Kereta Api Matarmaja.
- Operator: PT Kereta Api Indonesia (Persero).
- Jenis: Kereta api penumpang antarkota.
- Relasi utama: Malang–Pasar Senen (Jakarta), pulang-pergi, melalui koridor Semarang dan Solo.
- Awal pengoperasian: Riwayat layanan sejak 1983 sebagai Senja Maja.
- Kelas: Ekonomi; jenis rangkaian mengikuti pengaturan yang berlaku.
Perbedaan jalur dalam dokumentasi sejarah bukan berarti semua variasi rute berjalan pada hari yang sama. Jadwal dan stasiun berhenti harus dipastikan dari tiket.
Asal-usul Nama Matarmaja
Nama Matarmaja merupakan singkatan dari empat kota yang lekat dengan lintas perjalanannya, yakni Malang, Blitar, Madiun, dan Jakarta. Identitas ini mencerminkan peran kereta sebagai penghubung wilayah Jawa Timur dengan ibu kota. Berbeda dari penamaan yang memakai nama gunung atau kerajaan, Matarmaja secara langsung menggambarkan beberapa kota dalam sejarah relasinya. [3]
Asal nama menjelaskan identitas budaya dan geografi, tetapi tidak dengan sendirinya menentukan kota terminal atau seluruh lokasi pemberhentian.
Pengoperasian Kereta Api Matarmaja
Riwayat pengoperasian
Cikal bakal Matarmaja berkaitan dengan kereta Senja Maja yang melayani Madiun–Jakarta sejak dekade 1980-an. Riwayat yang lazim dipublikasikan menempatkan awal pengoperasian pada 28 September 1983. Perjalanan kemudian diperpanjang ke Blitar dan Malang; nama Matarmaja dipakai untuk menunjukkan relasi yang semakin panjang. Pada awal pengoperasian, rangkaian ekonomi menjadi pilihan utama dengan perubahan layanan sesuai perkembangan kebutuhan penumpang. [1][3]
Perkembangan layanan dan jadwal
Pada sejumlah periode Matarmaja menggunakan koridor selatan melalui Purwokerto, sementara dalam pengoperasian yang kemudian dikenal kereta ini menggunakan lintas utara lewat Semarang sebelum menuju Solo dan Malang. KAI mencantumkan Matarmaja dalam program penggunaan rangkaian Ekonomi New Generation Modifikasi yang dipublikasikan pada 2025. Perubahan susunan sarana dapat memengaruhi fasilitas interior, tanpa mengubah fungsi utama sebagai layanan ekonomi jarak jauh. [2]
Perubahan GAPEKA dapat memengaruhi jam, nomor, kecepatan, dan ketentuan berhenti. Informasi mengenai rencana jadwal tidak otomatis berlaku sebelum tanggal efektif yang diumumkan operator.
Stasiun Pemberhentian Kereta Api Matarmaja
Lintas serta stasiun utama
Terminal utama adalah Malang dan Pasar Senen. Lintas yang dikenal pada GAPEKA 2025 melalui Cirebon Prujakan, Tegal, Semarang Tawang, Gundih, Solo Jebres, Madiun, Kertosono, Kediri, Tulungagung, Blitar, Kepanjen, dan Malang. Tidak seluruh lokasi yang dilintasi selalu merupakan tempat naik atau turun penumpang. Saat terjadi gangguan jalur, KAI juga dapat mengalihkan perjalanan melalui lintas lain untuk sementara waktu. [1][2]
Catatan: stasiun yang dilalui tidak selalu ditetapkan sebagai tempat menaikkan atau menurunkan penumpang. Pastikan nomor KA, stasiun pilihan, dan tanggal perjalanan melalui kanal resmi KAI atau Access by KAI.
Jadwal Terbaru — GAPEKA 2025
KA | Kereta | Asal | Tujuan | Berangkat | Tiba | Durasi | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
269 | ML | PSE | 07:40 | 23:09 | 15j 29m | REGULER | |
270 | PSE | ML | 11:25 | 02:17 (+1 hari) | 14j 52m | REGULER |
- Berangkat07:40KA 269Stasiun asal
MLStasiun tujuanPSE - Berangkat11:25KA 270Stasiun asal
PSEStasiun tujuanML