Kereta Api Dharmawangsa Ekspres adalah layanan penumpang PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang memiliki lintas utama Pasar Senen (Jakarta)–Surabaya Pasarturi melalui jalur utara Jawa. Artikel ini mengulas identitas layanan dan asal namanya, perkembangan pengoperasian serta pola stasiun antara. Nomor KA, waktu tempuh, formasi dan pemberhentian dapat berubah menurut GAPEKA maupun tanggal perjalanan. [1]
Profil Kereta Api Dharmawangsa Ekspres
Profil KA Dharmawangsa Ekspres perlu dibaca sebagai informasi layanan dan sejarah, bukan sebagai pengganti jadwal pemesanan aktual. Dalam perjalanannya, satu nama kereta dapat digunakan untuk berbagai formasi dan penomoran saat kebijakan operasional berganti. [1][2]
- Nama di arsip: Kereta Api Dharmawangsa Ekspres.
- Operator: PT Kereta Api Indonesia (Persero).
- Jenis: layanan kereta api penumpang antarkota.
- Lintas: Pasar Senen (Jakarta)–Surabaya Pasarturi melalui jalur utara Jawa.
- Awal layanan: 1–2 Desember 2019.
- Kelas: eksekutif dan ekonomi (menurut perjalanan dan masa operasional).
Penamaan Dharmawangsa Ekspres terkadang dipersingkat menjadi Dharmawangsa dalam sistem informasi; identitas layanannya tetap merujuk pada kereta yang sama.
Asal-usul Nama Dharmawangsa Ekspres
Nama Dharmawangsa mengacu kepada Raja Dharmawangsa Teguh dari Kerajaan Medang di Jawa Timur, yang dikenal memerintah sekitar akhir abad ke-10 hingga awal abad ke-11. Penamaan dengan tokoh sejarah Jawa menegaskan ikatan budaya wilayah tujuan. Kata Ekspres merupakan unsur nama layanan komersial, bukan janji bahwa kereta tidak berhenti di stasiun antara. [2]
Penamaan sebuah layanan tidak secara otomatis menjelaskan seluruh lokasi berhenti; perjalanan yang dilayani harus ditelusuri melalui rute dan nomor kereta untuk tanggal keberangkatan yang dimaksud.
Pengoperasian Kereta Api Dharmawangsa Ekspres
Sejarah pengoperasian
Dharmawangsa Ekspres diperkenalkan bersama GAPEKA 2019. Perjalanan perdana dari Surabaya Pasarturi diberangkatkan malam 1 Desember 2019, sedangkan peresmian keberangkatan dari Pasar Senen dilakukan pada 2 Desember 2019. Perbedaan dua tanggal ini berkaitan dengan arah dan kegiatan peresmian, bukan adanya dua layanan terpisah. Sejak awal, koridornya menambah pilihan masyarakat dibandingkan layanan utara Jawa lain yang lebih dahulu beroperasi. [2][3]
Perkembangan layanan dan rangkaian
Pada pengoperasian awal, Dharmawangsa Ekspres menggunakan kereta eksekutif dan ekonomi yang pengaturannya dapat berhubungan dengan layanan Brantas. Sejak Oktober 2024, layanan memperoleh kereta ekonomi generasi baru hasil modifikasi, sebagaimana juga disebut pada daftar resmi KAI tentang penerapan ekonomi New Generation. Pembaruan sarana dapat berubah pada masa pengoperasian berikutnya; penumpang tetap harus memeriksa kelas dan rangkaian yang tercantum pada tiket. [1]
Penggunaan kereta generasi baru atau penyesuaian kelas tidak berarti seluruh kursi memiliki fitur yang sama. Periksa kelas tertera pada tiket, aturan bagasi, serta ketentuan waktu naik dan turun sebelum perjalanan.
Stasiun Pemberhentian Kereta Api Dharmawangsa Ekspres
Koridor dan stasiun utama
Kereta ini menghubungkan Pasar Senen dan Surabaya Pasarturi melalui Cirebon Prujakan, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Cepu, Bojonegoro, dan Lamongan. Sebagian lintas melewati stasiun lain tanpa melayani penumpang. Rute yang menempuh utara Jawa ini tidak sama dengan kereta menuju Surabaya via Yogyakarta atau Madiun. [1][3]
Catatan: daftar lintas di atas bukan tabel jadwal seluruh nomor KA. Untuk waktu berangkat dan stasiun yang benar-benar melayani penumpang, gunakan situs resmi KAI atau aplikasi Access by KAI sesuai tanggal perjalanan.
Jadwal Terbaru — GAPEKA 2025
KA | Kereta | Asal | Tujuan | Berangkat | Tiba | Durasi | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
166 | PSE | SBI | 08:10 | 19:38 | 11j 28m | REGULER | |
165 | SBI | PSE | 23:00 | 09:20 (+1 hari) | 10j 20m | REGULER |
- Berangkat08:10KA 166Stasiun asal
PSEStasiun tujuanSBI - Berangkat23:00KA 165Stasiun asal
SBIStasiun tujuanPSE