Kereta Api Gumarang adalah layanan penumpang PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang memiliki lintas utama Pasar Senen (Jakarta)–Surabaya Pasarturi melalui lintas utara Jawa. Artikel ini mengulas identitas layanan dan asal namanya, perkembangan pengoperasian serta pola stasiun antara. Nomor KA, waktu tempuh, formasi dan pemberhentian dapat berubah menurut GAPEKA maupun tanggal perjalanan. [1]
Profil Kereta Api Gumarang
Profil KA Gumarang perlu dibaca sebagai informasi layanan dan sejarah, bukan sebagai pengganti jadwal pemesanan aktual. Dalam perjalanannya, satu nama kereta dapat digunakan untuk berbagai formasi dan penomoran saat kebijakan operasional berganti. [1][2]
- Nama di arsip: Kereta Api Gumarang.
- Operator: PT Kereta Api Indonesia (Persero).
- Jenis: layanan kereta api penumpang antarkota.
- Lintas: Pasar Senen (Jakarta)–Surabaya Pasarturi melalui lintas utara Jawa.
- Awal layanan: 20 Mei 2001.
- Kelas: eksekutif dan ekonomi (menurut perjalanan dan masa operasional).
Gumarang berbeda dari Anggrek dan Sembrani meskipun sama-sama melayani jalur utara Jakarta–Surabaya; jadwal, kelas dan nomor KA tetap terpisah.
Asal-usul Nama Gumarang
Dua penjelasan nama Gumarang dikenal dalam penuturan sejarah kereta. Salah satunya mengaitkannya dengan sosok kuda Gumarang dalam tradisi cerita Minangkabau Cindua Mato; versi lain merujuk pada banteng yang tangguh. Karena terdapat dua versi, etimologi nama tidak layak disajikan sebagai satu keterangan pasti tanpa menyebut variasi penuturan tersebut. Kedua versi menekankan simbol kekuatan dan daya jelajah. [2]
Penamaan sebuah layanan tidak secara otomatis menjelaskan seluruh lokasi berhenti; perjalanan yang dilayani harus ditelusuri melalui rute dan nomor kereta untuk tanggal keberangkatan yang dimaksud.
Pengoperasian Kereta Api Gumarang
Sejarah pengoperasian
Kereta Gumarang memulai pelayanan pada 20 Mei 2001 di koridor Jakarta–Surabaya bagian utara Pulau Jawa. Sumber sejarah menyebut pendahulunya sebagai Jayabaya Utara. Pada tahap awal, pelayanan melibatkan kelas bisnis serta berbagai formasi campuran, sedangkan perkembangan berikutnya menyesuaikan komposisi kereta ekonomi dan eksekutif. Nama Gumarang bertahan meskipun standar sarana dan relasinya disempurnakan. [2]
Perkembangan layanan dan rangkaian
Pada 7 September 2026, KAI mengumumkan penambahan kapasitas KA 164A Gumarang relasi Pasar Senen–Surabaya Pasarturi menggunakan empat kereta eksekutif dan tujuh kereta ekonomi berjenis Stainless Steel New Generation. Publikasi ini merupakan perubahan formasi pada nomor KA tertentu dan tidak otomatis berlaku untuk seluruh rangkaian pada setiap tanggal. Rangkaian terbaru mendukung peningkatan kenyamanan kursi, interior, dan fasilitas yang disesuaikan dengan kelas. [1]
Penggunaan kereta generasi baru atau penyesuaian kelas tidak berarti seluruh kursi memiliki fitur yang sama. Periksa kelas tertera pada tiket, aturan bagasi, serta ketentuan waktu naik dan turun sebelum perjalanan.
Stasiun Pemberhentian Kereta Api Gumarang
Koridor dan stasiun utama
Koridor Pasar Senen–Surabaya Pasarturi mengikuti lintas utara melewati Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Cepu, Bojonegoro, dan Lamongan. Kedudukan stasiun dalam daftar adalah simpul lintas; untuk naik-turun penumpang perlu memperhatikan jadwal resmi dan perbedaan arah perjalanan. Kereta ini tidak menggunakan jalur selatan melalui Yogyakarta seperti beberapa layanan menuju Surabaya lainnya. [1]
Catatan: daftar lintas di atas bukan tabel jadwal seluruh nomor KA. Untuk waktu berangkat dan stasiun yang benar-benar melayani penumpang, gunakan situs resmi KAI atau aplikasi Access by KAI sesuai tanggal perjalanan.
Jadwal Terbaru — GAPEKA 2025
KA | Kereta | Asal | Tujuan | Berangkat | Tiba | Durasi | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
163 | SBI | PSE | 15:00 | 01:10 (+1 hari) | 10j 10m | REGULER | |
164 | PSE | SBI | 21:30 | 07:58 (+1 hari) | 10j 28m | REGULER |
- Berangkat15:00KA 163Stasiun asal
SBIStasiun tujuanPSE - Berangkat21:30KA 164Stasiun asal
PSEStasiun tujuanSBI