Kereta Api Logawa merupakan layanan PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada koridor Purwokerto–Ketapang (Banyuwangi), pulang-pergi melalui Yogyakarta, Surabaya Gubeng dan Jember. Profil berikut membahas asal nama, perjalanan pengoperasian, serta stasiun penting dengan memperhatikan perbedaan antara arsip jadwal lama dan kondisi yang sudah diperbarui. [1]
Profil Kereta Api Logawa
Identitas dan relasi sebuah kereta dapat berubah mengikuti perkembangan layanan. Tanggal peluncuran bukan jaminan bahwa kelas, terminal atau jadwal yang diumumkan pada masa itu sama dengan pengoperasian terbaru. [1][2]
- Nama layanan: Kereta Api Logawa.
- Operator: PT Kereta Api Indonesia (Persero).
- Kategori: angkutan penumpang antarkota.
- Relasi: Purwokerto–Ketapang (Banyuwangi), pulang-pergi melalui Yogyakarta, Surabaya Gubeng dan Jember.
- Awal pengoperasian: 21 April 1999; diperpanjang hingga Ketapang sejak GAPEKA 2025.
- Kelas: Ekonomi premium dan eksekutif (mulai 6 Maret 2026).
Perubahan penting yang perlu diketahui pembaca: ujung timur Logawa bukan lagi Jember pada layanan 2026, melainkan Ketapang.
Asal-usul Nama Logawa
Nama Logawa berasal dari Kali Logawa di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang merupakan anak Sungai Serayu. Sungai tersebut mengalir di sekitar Purwokerto, sehingga penamaan memiliki hubungan langsung dengan salah satu terminal layanan. Kata Logawa tidak merupakan akronim nama kota, melainkan unsur geografis yang terkait dengan wilayah Banyumas. [2]
Nama kereta merupakan identitas pelayanan; asal nama tidak selalu menjadi petunjuk wilayah perhentian atau jenis sarana yang digunakan.
Pengoperasian Kereta Api Logawa
Sejarah pengoperasian
Logawa mulai beroperasi pada 21 April 1999. Dalam periode awal, sesampainya di Kroya terdapat pembagian rangkaian: sebagian kereta menuju Cilacap dan sebagian menuju Purwokerto, kemudian digabung kembali untuk perjalanan sebaliknya. Pengoperasian ke Cilacap dihentikan sejak 2011 dan layanan lama berfokus pada Purwokerto–Jember. KAI menjelaskan bahwa pada Februari 2025 relasinya diperpanjang hingga Ketapang di Banyuwangi, sehingga artikel jadwal yang hanya menuliskan Jember sebagai terminal tidak lagi menggambarkan seluruh layanan. [1][2]
Perkembangan rangkaian dan pelayanan
Pada 6 Maret 2026, KAI menambahkan layanan kelas eksekutif ke perjalanan Logawa Purwokerto–Ketapang. Keterangan resminya menjelaskan susunan dua kereta eksekutif Stainless Steel Generasi 1 dan enam kereta ekonomi premium, menggantikan formasi delapan kereta ekonomi premium sebelumnya. Penambahan ini memperluas pilihan kenyamanan untuk perjalanan jarak jauh dan dapat berbeda dari foto maupun tarif dalam artikel historis sebelum 2026. [3][1]
Pengaturan waktu, kelas, dan formasi dapat disesuaikan oleh operator pada penerapan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA). Sebelum membeli tiket, periksa nama layanan serta nomor perjalanan yang berlaku untuk tanggal yang dipilih.
Stasiun Pemberhentian Kereta Api Logawa
Koridor dan stasiun utama
Koridor Purwokerto–Ketapang melintasi Kroya, Kebumen, Kutoarjo, Lempuyangan, Klaten, Purwosari, Sragen, Ngawi, Madiun, Nganjuk, Jombang, Mojokerto, Surabaya Gubeng, Sidoarjo, Bangil, Pasuruan, Probolinggo, Jember hingga Ketapang. KAI menyebut titik-titik itu dalam siaran pers Maret 2026 sebagai bagian dari layanan. Namun tidak semua titik yang dilewati selalu menjadi stasiun untuk naik dan turun; periksa rincian pemberhentian nomor KA. [1][3]
Perhatian: stasiun yang dilintasi tidak selalu membuka layanan naik-turun. Gunakan situs resmi KAI atau aplikasi Access by KAI untuk memastikan pemberhentian dan jadwal tanggal perjalanan.
Jadwal Terbaru — GAPEKA 2025
KA | Kereta | Asal | Tujuan | Berangkat | Tiba | Durasi | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
250-247 | KTG | PWT | 06:15 | 20:20 | 14j 5m | REGULER | |
248-249 | PWT | KTG | 06:45 | 21:20 | 14j 35m | REGULER |
- Berangkat06:15KA 250-247Stasiun asal
KTGStasiun tujuanPWT - Berangkat06:45KA 248-249Stasiun asal
PWTStasiun tujuanKTG