Kereta Api Papandayan

Kereta Api Papandayan adalah nama layanan PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang berkaitan dengan relasi Gambir–Garut, pulang-pergi, melalui Bandung dan Cibatu. Profil ini menguraikan penamaan, sejarah, kelas, dan koridor stasiun secara terpisah dari jadwal yang berlaku pada tanggal tertentu. [1]

Profil Kereta Api Papandayan

Nama kereta pada arsip GAPEKA dapat tetap dipertahankan untuk memudahkan penelusuran sejarah, meskipun kelas, nomor perjalanan, dan kebijakan operasional berubah. Karena itu, tahun yang disebutkan pada profil tidak boleh disamakan dengan kepastian ketersediaan tiket hari ini. [1][2]

  • Nama layanan: Kereta Api Papandayan.
  • Operator: PT Kereta Api Indonesia (Persero).
  • Kategori: kereta api penumpang antarkota.
  • Relasi: Gambir–Garut, pulang-pergi, melalui Bandung dan Cibatu.
  • Riwayat awal: 24 Januari 2024 untuk layanan Gambir–Garut.
  • Kelas: Eksekutif dan ekonomi; Panoramic tersedia pada perjalanan yang menawarkannya.

Penyebutan Papandayan pada arsip 2009 perlu dipisahkan dari tanggal dimulainya layanan Gambir–Garut pada 2024 agar sejarah tidak keliru.

Asal-usul Nama Papandayan

Nama Papandayan diambil dari Gunung Papandayan di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Gunung ini dikenal dengan kawah, kawasan wisata alam, dan bentang pegunungan Priangan. Penamaan tersebut memperkuat identitas Garut sebagai salah satu tujuan akhir perjalanan kereta. [1]

Gunung Papandayan bukan nama stasiun kereta dan tidak dapat dicapai langsung dengan kereta. Penumpang yang menuju kawasan pendakian atau wisata Papandayan tetap harus menggunakan transportasi lanjutan dari stasiun yang sesuai. [2]

Pengoperasian Kereta Api Papandayan

Sejarah dan perubahan identitas

KAI mulai menjalankan layanan Papandayan dengan relasi Gambir–Garut pada 24 Januari 2024. Pengoperasian berlangsung bersamaan dengan layanan Pangandaran ke Banjar dan perjalanan pagi Malabar dari Bandung. Papandayan memperluas akses dari Jakarta menuju pusat Kota Garut melalui Bandung. [1][3]

Perkembangan layanan dan kelas

Nama Papandayan sempat muncul dalam wacana layanan Bandung–Cirebon pada 2009, tetapi rencana tersebut bukan titik awal operasi kereta Gambir–Garut yang benar-benar diluncurkan pada 2024. Pada Juni 2026, KAI melalui ANTARA mencatat Papandayan sebagai salah satu alternatif perjalanan dari Jakarta ke Bandung sekaligus Garut, dengan pilihan kelas berbeda sesuai komposisi rangkaian. [2][3]

Perubahan grafik perjalanan kereta api dapat mengubah nomor KA, waktu tempuh, kelas, dan jumlah pemberhentian. Gunakan riwayat di atas sebagai latar, bukan menggantikan pencarian jadwal resmi sesuai tanggal keberangkatan.

Stasiun Pemberhentian Kereta Api Papandayan

Rute dan stasiun utama

Terminal utama Papandayan adalah Gambir dan Garut. Jalur utama melewati Bekasi, Purwakarta, Padalarang, Cimahi, Bandung, Kiaracondong, Leles, dan Cibatu, sebelum mencapai Stasiun Garut. Tidak semua titik yang dilalui menjadi tempat layanan naik-turun penumpang setiap kali beroperasi. [1][3]

Kereta ini berbeda dari Cikuray, yang melayani koridor Garut–Pasar Senen melalui layanan dan kelas berbeda. Calon penumpang perlu memastikan stasiun terminal Jakarta—Gambir untuk Papandayan—sebelum membeli tiket. [2]

Catatan: melintasi sebuah stasiun tidak berarti kereta selalu berhenti untuk menaikkan atau menurunkan penumpang di sana. Pastikan nomor KA dan stasiun yang dapat dipilih melalui kanal resmi KAI atau aplikasi Access by KAI sebelum berangkat.

Jadwal Terbaru — GAPEKA 2025

Arsip GAPEKA 2025. Data historis, bukan jadwal real-time. Untuk perjalanan aktual, periksa kanal resmi operator. Kereta fakultatif belum tentu beroperasi setiap hari.
Jadwal GAPEKA 2025
KA
Kereta
Asal
Tujuan
Berangkat
Tiba
Durasi
Status
130
GMR
GRT
06:35
11:45
5j 10m
REGULER
129
GRT
GMR
12:40
18:00
5j 20m
REGULER
  1. Berangkat06:35
    KA 130
    Stasiun asalGMR
    Stasiun tujuanGRT
    Tiba
    11:45
    Durasi
    5j 10m
    Status
    REGULER
  2. Berangkat12:40
    KA 129
    Stasiun asalGRT
    Stasiun tujuanGMR
    Tiba
    18:00
    Durasi
    5j 20m
    Status
    REGULER

Lihat semua edisi GAPEKA | Direktori kereta api