Kereta Api Parahyangan

Kereta Api Parahyangan adalah nama layanan PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang berkaitan dengan relasi Gambir–Bandung, pulang-pergi, melalui Bekasi dan Purwakarta. Profil ini menguraikan penamaan, sejarah, kelas, dan koridor stasiun secara terpisah dari jadwal yang berlaku pada tanggal tertentu. [1]

Profil Kereta Api Parahyangan

Nama kereta pada arsip GAPEKA dapat tetap dipertahankan untuk memudahkan penelusuran sejarah, meskipun kelas, nomor perjalanan, dan kebijakan operasional berubah. Karena itu, tahun yang disebutkan pada profil tidak boleh disamakan dengan kepastian ketersediaan tiket hari ini. [1][2]

  • Nama layanan: Kereta Api Parahyangan.
  • Operator: PT Kereta Api Indonesia (Persero).
  • Kategori: kereta api penumpang antarkota.
  • Relasi: Gambir–Bandung, pulang-pergi, melalui Bekasi dan Purwakarta.
  • Riwayat awal: 31 Juli 1971 (nama historis); kembali digunakan 1 Februari 2025.
  • Kelas: Eksekutif, ekonomi, dan Panoramic sesuai perjalanan.

Parahyangan reguler tidak sama dengan Parahyangan Fakultatif. Yang pertama merupakan layanan utama; yang kedua mengacu pada perjalanan tertentu yang hanya dibuka sesuai jadwal KAI.

Asal-usul Nama Parahyangan

Kata Parahyangan berasal dari istilah dalam budaya dan bahasa Sunda yang biasa diartikan sebagai kawasan tempat bersemayamnya para hyang atau dewa. Secara geografis, Parahyangan juga dikenal sebagai penamaan bagi dataran tinggi Jawa Barat yang mencakup kawasan Bandung dan sekitarnya. [1]

Pemakaian istilah ini pada kereta Jakarta–Bandung merupakan identitas regional sekaligus warisan sejarah layanan antarkota di Jawa Barat. Nama Parahyangan tidak menunjukkan nama salah satu stasiun pemberhentian. [2]

Pengoperasian Kereta Api Parahyangan

Sejarah dan perubahan identitas

Kereta Api Parahyangan pertama kali diluncurkan pada 31 Juli 1971 sebagai layanan Jakarta–Bandung. Pada 2010, perjalanan bersejarah ini dilebur dengan layanan Argo Gede menjadi Argo Parahyangan, yang kemudian menjadi nama utama perjalanan di koridor tersebut. [1][3]

Perkembangan layanan dan kelas

Ketika GAPEKA 2025 berlaku pada 1 Februari 2025, KAI kembali memakai nama Parahyangan menggantikan Argo Parahyangan. KAI mengumumkan layanan dengan pilihan kelas ekonomi, eksekutif, dan Panoramic. Nama yang kembali digunakan tidak berarti jalur Jakarta–Bandung berhenti beroperasi pada saat penggantian merek. [2][3]

Perubahan grafik perjalanan kereta api dapat mengubah nomor KA, waktu tempuh, kelas, dan jumlah pemberhentian. Gunakan riwayat di atas sebagai latar, bukan menggantikan pencarian jadwal resmi sesuai tanggal keberangkatan.

Stasiun Pemberhentian Kereta Api Parahyangan

Rute dan stasiun utama

Pola perjalanan Parahyangan menghubungkan Gambir dan Bandung. Stasiun antara yang diberitakan KAI pada awal 2025 meliputi Jatinegara, Bekasi, Karawang, Cikampek, Purwakarta, dan Cimahi; jumlah pemberhentian yang benar bergantung pada nomor KA dan arah perjalanan. [1][3]

Sejak Februari 2025 KAI memberlakukan opsi tarif parsial untuk beberapa stasiun antara, sehingga penumpang tidak selalu harus membeli tiket Gambir–Bandung penuh. Namun sebagian kereta dapat memiliki pemberhentian berbeda. Informasi daftar ini tidak menggantikan jadwal terbaru dalam sistem pemesanan. [2]

Catatan: melintasi sebuah stasiun tidak berarti kereta selalu berhenti untuk menaikkan atau menurunkan penumpang di sana. Pastikan nomor KA dan stasiun yang dapat dipilih melalui kanal resmi KAI atau aplikasi Access by KAI sebelum berangkat.

Jadwal Terbaru — GAPEKA 2025

Arsip GAPEKA 2025. Data historis, bukan jadwal real-time. Untuk perjalanan aktual, periksa kanal resmi operator. Kereta fakultatif belum tentu beroperasi setiap hari.
Jadwal GAPEKA 2025
KA
Kereta
Asal
Tujuan
Berangkat
Tiba
Durasi
Status
131
BD
GMR
05:00
08:00
3j 0m
REGULER
135
BD
GMR
06:35
09:40
3j 5m
REGULER
132
GMR
BD
07:30
10:21
2j 51m
REGULER
138
GMR
BD
09:15
12:18
3j 3m
REGULER
136
GMR
BD
10:05
13:18
3j 13m
REGULER
133
BD
GMR
11:05
14:12
3j 7m
REGULER
137
BD
GMR
13:05
16:04
2j 59m
REGULER
134
GMR
BD
18:25
21:20
2j 55m
REGULER
139
BD
GMR
19:25
22:24
2j 59m
REGULER
140
GMR
BD
23:05
02:02 (+1 hari)
2j 57m
REGULER
  1. Berangkat05:00
    KA 131
    Stasiun asalBD
    Stasiun tujuanGMR
    Tiba
    08:00
    Durasi
    3j 0m
    Status
    REGULER
  2. Berangkat06:35
    KA 135
    Stasiun asalBD
    Stasiun tujuanGMR
    Tiba
    09:40
    Durasi
    3j 5m
    Status
    REGULER
  3. Berangkat07:30
    KA 132
    Stasiun asalGMR
    Stasiun tujuanBD
    Tiba
    10:21
    Durasi
    2j 51m
    Status
    REGULER
  4. Berangkat09:15
    KA 138
    Stasiun asalGMR
    Stasiun tujuanBD
    Tiba
    12:18
    Durasi
    3j 3m
    Status
    REGULER
  5. Berangkat10:05
    KA 136
    Stasiun asalGMR
    Stasiun tujuanBD
    Tiba
    13:18
    Durasi
    3j 13m
    Status
    REGULER
  6. Berangkat11:05
    KA 133
    Stasiun asalBD
    Stasiun tujuanGMR
    Tiba
    14:12
    Durasi
    3j 7m
    Status
    REGULER
  7. Berangkat13:05
    KA 137
    Stasiun asalBD
    Stasiun tujuanGMR
    Tiba
    16:04
    Durasi
    2j 59m
    Status
    REGULER
  8. Berangkat18:25
    KA 134
    Stasiun asalGMR
    Stasiun tujuanBD
    Tiba
    21:20
    Durasi
    2j 55m
    Status
    REGULER
  9. Berangkat19:25
    KA 139
    Stasiun asalBD
    Stasiun tujuanGMR
    Tiba
    22:24
    Durasi
    2j 59m
    Status
    REGULER
  10. Berangkat23:05
    KA 140
    Stasiun asalGMR
    Stasiun tujuanBD
    Tiba
    02:02 (+1 hari)
    Durasi
    2j 57m
    Status
    REGULER

Lihat semua edisi GAPEKA | Direktori kereta api