Kereta Api Sindang Marga merupakan kereta penumpang antarkota pada relasi Kertapati (Palembang)–Lubuklinggau, pulang-pergi melalui Prabumulih, Lahat dan Tebing Tinggi. Artikel wiki ini memuat profil, asal-usul penamaan, pengoperasian, dan stasiun terkait, dengan membedakan jadwal lama serta perubahan yang sudah atau belum berlaku. [1]
Profil Kereta Api Sindang Marga
Profil sebuah kereta tidak selalu sama dengan rincian setiap nomor perjalanan. Rute, kelas, jumlah perjalanan, dan penetapan stasiun berhenti perlu dibaca berdasarkan tahun GAPEKA dan tanggal pemesanan. [1][2]
- Nama: Kereta Api Sindang Marga.
- Operator: PT Kereta Api Indonesia (Persero), Divre III Palembang.
- Jenis: Kereta penumpang antarkota.
- Relasi: Kertapati (Palembang)–Lubuklinggau, pulang-pergi melalui Prabumulih, Lahat dan Tebing Tinggi.
- Riwayat: Nama layanan yang sudah dikenal pada koridor Palembang–Lubuklinggau sebelum GAPEKA 2025.
Sindang Marga dan Bukit Serelo tidak memiliki kelas atau jadwal yang selalu sama, meski terminalnya serupa. Verifikasi nomor perjalanan sebelum pemesanan.
Asal-usul Nama Sindang Marga
Sindang Marga adalah nama layanan kereta yang telah digunakan dalam jaringan Palembang–Lubuklinggau. Unsur marga dikenal dalam konteks struktur sosial dan wilayah adat di Sumatera Selatan, sedangkan sindang muncul dalam sejumlah nama tempat di daerah tersebut. Akan tetapi, sumber KAI yang ditinjau tidak memuat satu etimologi resmi yang memastikan nama ini diambil dari sebuah lokasi atau tokoh tertentu; karena itu asal penamaannya dijelaskan secara berhati-hati. [2]
Asal penamaan perlu dipisahkan dari rute operasi. Sebuah nama dapat menunjukkan identitas daerah tanpa berarti kereta mencapai tempat yang menjadi asal nama.
Pengoperasian Kereta Api Sindang Marga
Sejarah layanan
Sindang Marga melayani perjalanan lintas tengah Sumatera Selatan yang menghubungkan kawasan Kertapati di Palembang dengan Lubuklinggau. Layanan ini memakai jalur rel yang penting bagi pergerakan penumpang dan angkutan barang di wilayah Prabumulih serta Lahat. Pada GAPEKA 2025, perjalanan Sindang Marga diidentifikasi sebagai kereta penumpang dengan relasi Kertapati–Lubuklinggau pergi-pulang, berbeda dari Bukit Serelo yang melayani koridor serupa dengan karakter kelas dan jadwal lain. [1][2]
Perkembangan operasional dan rangkaian
KAI pada 11 Juli 2026 melaporkan jumlah pelanggan Sindang Marga pada Semester I 2026 sebanyak 159.658 orang, meningkat 8,03% dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Pengoperasian di lintas yang panjang memerlukan koordinasi dengan perjalanan barang, terutama di simpul Prabumulih dan Lahat. Kelas dan jenis rangkaian yang tersedia harus ditinjau berdasarkan nomor dan tanggal tiket. [1][3]
Untuk perjalanan nyata, periksa nomor dan tanggal keberangkatan. Perubahan GAPEKA dapat mengubah jam serta stasiun berhenti; jadwal yang diumumkan untuk masa depan belum berlaku sebelum tanggal efektifnya.
Stasiun Pemberhentian Kereta Api Sindang Marga
Lintas dan stasiun antara
Stasiun penting pada rute adalah Kertapati, Prabumulih, Muara Enim, Lahat, Tebing Tinggi, Muara Saling dan Lubuklinggau. Terdapat stasiun antara lain yang dilintasi tanpa menjadi titik naik-turun pada semua nomor KA. Penumpang yang ingin ke Lampung harus memilih Rajabasa, bukan Sindang Marga yang melayani tujuan Lubuklinggau. [1][3]
Catatan: stasiun yang dilewati belum tentu menjadi tempat kereta berhenti untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Pastikan stasiun pilihan dan jadwal melalui situs resmi KAI atau aplikasi Access by KAI sebelum perjalanan.
Jadwal Terbaru — GAPEKA 2025
KA | Kereta | Asal | Tujuan | Berangkat | Tiba | Durasi | Status |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
S2 | LLG | KPT | 19:45 | 01:55 (+1 hari) | 6j 10m | REGULER | |
S1 | KPT | LLG | 20:15 | 02:25 (+1 hari) | 6j 10m | REGULER |
- Berangkat19:45KA S2Stasiun asal
LLGStasiun tujuanKPT - Berangkat20:15KA S1Stasiun asal
KPTStasiun tujuanLLG