Info Jadwal Kereta KRL Commuterline Stasiun Depok

Stasiun Depok, dengan kode stasiun DP, adalah salah satu stasiun kereta api kelas besar tipe A yang terletak di Jalan Stasiun Depok Lama, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat. Berada pada ketinggian 93 meter di atas permukaan laut, stasiun ini hanya melayani layanan kereta api komuter Commuter Line. Jaraknya sekitar 32,5 kilometer arah selatan dari Jakarta Kota, menjadikannya salah satu stasiun penting di jaringan KRL Commuter Line Jabodetabek.

Stasiun ini sering disebut sebagai Depok Lama untuk membedakannya dengan Stasiun Depok Baru. Menjadi salah satu stasiun kereta api tertua di wilayah Depok, stasiun ini telah mengalami berbagai pengembangan dan modernisasi untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi layanan kepada penumpang.

Jadwal Kereta KRL Commuterline Stasiun Depok Hari Ini June Tahun 2024

Tabel Jadwal Kereta KRL Commuterline Stasiun Depok

BACA JUGA :  Info Jadwal Kereta Api Stasiun Brebes Terbaru Hari Ini

Sejarah Stasiun Depok

Sejarah Stasiun Depok tidak bisa dilepaskan dari perkembangan wilayah Depok itu sendiri. Pada abad ke-17 hingga ke-18, Depok adalah sebuah wilayah kawedanan dan perkebunan yang didirikan oleh Cornelis Chastelein, seorang tuan tanah Belanda. Hingga abad ke-19, wilayah ini terus berkembang dan kebutuhan akan transportasi, baik untuk hasil perkebunan maupun penumpang, semakin meningkat.

Pada akhir dekade 1860-an, Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) membangun jalur kereta api Batavia–Buitenzorg. Stasiun Depok resmi dibuka oleh NIS pada 31 Januari 1873, bersamaan dengan pembukaan segmen terakhir Meester Cornelis N.I.S.–Buitenzorg. Lintas ini menggunakan lebar sepur 1.067 mm, berbeda dengan lintas Samarang–Vorstenlanden yang menggunakan lebar sepur 1.435 mm.

Pada 1 November 1913, Staatsspoorwegen (SS) membeli aset NIS di jalur tersebut dan mengembangkan stasiun ini lebih lanjut. SS kemudian memperkenalkan kereta rel listrik dan lokomotif listrik di lintas Tanjung Priuk–Batavia–Buitenzorg serta Tanjung Priuk–Meester Cornelis (Jatinegara). Pada 6 April 1925, KRL mulai beroperasi di jalur-jalur ini, bersamaan dengan peringatan 50 tahun SS di tanah Jawa.

Stasiun Depok yang lama telah dibongkar sebagai bagian dari proyek pembangunan jalur ganda Jakarta Kota–Depok. Proyek ini direncanakan sejak 1981 dan mulai dibangun pada dekade 1980-an, termasuk jalur ganda layang Jakarta Kota–Manggarai. Setelah terjadinya tabrakan KRL Ratu Jaya pada tahun 1993, pembangunan jalur ganda segmen Depok–Bogor dipercepat dan diresmikan pada 17 September 1996.

Tata Letak dan Fasilitas Stasiun Depok

Tata letak Bangunan Stasiun Depok

Stasiun Depok kini memiliki empat jalur kereta api untuk mempercepat perjalanan KRL Commuter Line dari Bogor dan menjadi tempat pemberhentian akhir kereta tujuan Depok. Ke arah selatan dari stasiun ini terdapat sebuah depo KRL yang merupakan terbesar di Asia Tenggara. Depo ini berfungsi sebagai tempat perawatan dan penyimpanan rangkaian KRL.

BACA JUGA :  Info Jadwal Kereta Api Stasiun Malang Kotalama

Uniknya, jika pada umumnya stasiun-stasiun dengan empat jalur memiliki jalur 2 dan 3 sebagai sepur lurus, di Stasiun Depok Lama jalur 1 dan 4 yang merupakan sepur lurus. Tata letak ini dirancang untuk mengoptimalkan arus lalu lintas kereta api dan meningkatkan efisiensi operasional stasiun.

Fasilitas di Stasiun Depok telah ditingkatkan untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang. Stasiun ini dilengkapi dengan ruang tunggu yang nyaman, toilet, loket tiket, dan berbagai fasilitas lainnya yang mendukung kebutuhan penumpang sehari-hari. Dengan peningkatan fasilitas ini, Stasiun Depok siap melayani ribuan penumpang setiap harinya.

Layanan Kereta Api di Stasiun Depok

Stasiun Depok melayani rute KRL Commuter Line dengan tujuan utama sebagai berikut:

  • Commuter Line Bogor: Melayani rute perjalanan dari Bogor menuju Jakarta Kota, dengan beberapa jadwal melayani hingga Nambo.

Layanan KRL Commuter Line ini sangat penting bagi mobilitas penduduk di wilayah Jabodetabek, khususnya bagi mereka yang bekerja atau beraktivitas di Jakarta dan sekitarnya. Dengan jadwal yang teratur dan frekuensi tinggi, layanan ini memastikan penumpang dapat melakukan perjalanan dengan mudah dan nyaman.

Integrasi dengan Antarmoda Transportasi

Stasiun Depok juga terintegrasi dengan berbagai moda transportasi pendukung yang memudahkan mobilitas penumpang dari dan menuju stasiun. Angkutan umum seperti angkot dan ojek tersedia di sekitar stasiun untuk melanjutkan perjalanan ke berbagai tujuan di Kota Depok dan sekitarnya. Integrasi dengan moda transportasi lain ini sangat penting untuk memastikan perjalanan penumpang lebih efisien dan lancar.

Pentingnya Stasiun Depok dalam Jaringan KRL

Stasiun Depok memainkan peran penting dalam jaringan KRL Commuter Line di wilayah Jabodetabek. Dengan lokasi strategis dan fasilitas yang terus berkembang, stasiun ini menjadi salah satu titik transit utama bagi penumpang yang bekerja atau beraktivitas di Jakarta dan sekitarnya. Stasiun ini juga berfungsi sebagai penghubung antara berbagai moda transportasi umum, memudahkan penumpang untuk melanjutkan perjalanan mereka ke berbagai tujuan.

BACA JUGA :  Info Jadwal Kereta KRL Commuterline Stasiun Cilebut

Selain itu, dengan adanya jalur ganda yang menghubungkan stasiun ini dengan berbagai stasiun lain di wilayah Jabodetabek, Stasiun Depok mampu mengurangi kepadatan penumpang dan meningkatkan efisiensi perjalanan. Hal ini sangat penting mengingat tingginya mobilitas penduduk di kawasan Jabodetabek yang terus meningkat setiap tahunnya.

Kesimpulan

Stasiun Depok adalah salah satu stasiun penting dalam jaringan KRL Commuter Line di wilayah Jabodetabek. Dengan berbagai fasilitas modern dan layanan kereta api yang efisien, stasiun ini mampu melayani ribuan penumpang setiap harinya. Integrasi dengan berbagai moda transportasi umum juga memudahkan penumpang untuk melanjutkan perjalanan mereka ke berbagai tujuan.

Dengan peran pentingnya dalam mendukung mobilitas masyarakat di kawasan Jabodetabek, Stasiun Depok terus berupaya meningkatkan pelayanan dan fasilitasnya. Hal ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan penumpang saat ini, tetapi juga untuk mempersiapkan diri menghadapi peningkatan jumlah penumpang di masa depan. Stasiun Depok adalah contoh nyata dari upaya PT KAI dan KAI Commuter dalam meningkatkan kualitas transportasi publik di Indonesia.