Info Jadwal Kereta KRL Commuterline Stasiun Parung Panjang

Stasiun Parung Panjang (PRP) adalah stasiun kereta api kelas besar tipe B yang terletak di Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Stasiun ini berada pada ketinggian 54 meter dan berjarak sekitar 35 kilometer sebelah barat dari Tanah Abang. Stasiun Parung Panjang saat ini hanya melayani perjalanan KRL Commuter Line, menjadikannya salah satu pusat transportasi penting di kawasan tersebut.

Jadwal Kereta KRL Commuterline Stasiun Parung Panjang Hari Ini June Tahun 2024

Tabel Jadwal Kereta KRL Commuterline Stasiun Parung Panjang

BACA JUGA :  Jadwal Kereta KRL Commuterline Stasiun Jakarta Kota Hari Ini

Sejarah Stasiun Parung Panjang

Pada awal operasinya, Stasiun Parung Panjang melayani berbagai jenis kereta api, termasuk kereta api lokal menuju Stasiun Rangkasbitung dan Stasiun Merak, serta kereta ekspres seperti KA Krakatau Ekspres. Namun, pada tanggal 1 April 2017, layanan kereta api lokal tersebut digantikan oleh KRL Commuter Line dengan rute Tanah Abang-Rangkasbitung. Selanjutnya, KA Krakatau Ekspres juga dihentikan operasinya pada tanggal 17 Juli 2017. Stasiun ini merupakan salah satu dari beberapa stasiun yang menggunakan bangunan baru di rute Merak-Tanah Abang, bersama dengan Stasiun Maja, Kebayoran, dan Palmerah.

Perkembangan dan Elektrifikasi

Pada awal era 1990-an, Departemen Perhubungan Republik Indonesia merancang jalur kereta api lingkar luar Jakarta yang menghubungkan Stasiun Parung Panjang dengan Stasiun Cikarang dan Stasiun Sungai Lagoa. Rencana ini bertujuan agar kereta api barang tidak perlu memasuki wilayah DKI Jakarta. Namun, krisis finansial Asia pada tahun 1997 menghentikan proyek tersebut, sehingga hanya jalur dari Stasiun Citayam hingga Stasiun Nambo yang terbangun.

Pada akhir era 1990-an, Stasiun Parung Panjang sempat menggunakan kanopi bekas dari Stasiun Angke. Kanopi ini kemudian dibongkar saat revitalisasi stasiun pada tahun 2015. Untuk meningkatkan layanan kereta api komuter, jalur antara Stasiun Serpong dan Stasiun Parung Panjang dielektrifikasi pada tahun 2009, dan diperluas hingga Stasiun Maja pada 17 April 2013.

Revitalisasi dan Modernisasi

Stasiun Parung Panjang mengalami revitalisasi besar-besaran pada tahun 2014-2016. Proyek ini termasuk pembangunan stasiun dua tingkat dengan arsitektur modern dan fasilitas lengkap. Pada tanggal 11 Mei 2016, stasiun ini, bersama dengan Stasiun Maja dan Kebayoran, diresmikan oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian, Hermanto Dwiatmoko, dan Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya.

BACA JUGA :  Stasiun Solo Balapan – Info Jadwal Kereta Api Solo Balapan

Tata Letak Bangunan Stasiun Parung Panjang

Bangunan dan tata letak Stasiun Parung Panjang

Stasiun Parung Panjang memiliki empat jalur kereta api, dengan jalur 2 dan 3 sebagai sepur lurus. Stasiun ini juga dilengkapi dengan fasilitas modern untuk kenyamanan penumpang. Gudang penyimpanan dibangun di area dekat stasiun untuk menyimpan material perkeretaapian yang sudah tidak digunakan lagi. Jalur-jalur baru untuk bongkar muat dan stabling rangkaian gerbong angkutan batu balas juga ditambahkan.

Layanan Kereta Api

Stasiun Parung Panjang melayani rute KRL Commuter Line dengan relasi perjalanan sebagai berikut:

Nama Kereta Api: Commuter Line Rangkasbitung
Relasi Perjalanan: Tanah Abang – Rangkasbitung
Keterangan:

FAQ (Frequently Asked Questions)

KRL Tanah Abang ke Parung Panjang terakhir jam berapa?

KRL Lin Tanah Abang – Parung Panjang No. KA 2176 beroperasi sampai pukul 23.40 WIB.

Parung Panjang masuk Bogor atau Tangerang?

Parung Panjang adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Kota Depok dan dekat dengan Kota Tangerang Selatan, sehingga terjadi percampuran antara budaya Betawi dan budaya Sunda lokal di wilayah Parung Panjang.

Jalur Kereta mana yang berhenti dekat Stasiun Parung Panjang?

Jalur kereta yang berhenti dekat Stasiun Parung Panjang adalah Rangkas Bitung Line.

Di mana perhentian bis terdekat ke Stasiun Parung Panjang di Bogor?

Perhentian bis terdekat ke Stasiun Parung Panjang di Bogor adalah Jalan Raya Parung Panjang 1, berjarak sekitar 10 menit berjalan kaki.

Pukul berapa bis pertama ke Stasiun Parung Panjang di Bogor?

Bis nomor 83 adalah bis pertama yang menuju Stasiun Parung Panjang di Bogor, berhenti di dekat sini pada pukul 05.00.

Pukul berapa bis terakhir ke Stasiun Parung Panjang di Bogor?

BACA JUGA :  Stasiun Bangil – Info Jadwal Kereta Api, Layanan

Bis nomor 83 adalah bis terakhir yang menuju Stasiun Parung Panjang di Bogor, berhenti di dekat sini pada pukul 22.13.

Berapa tarif bis ke Stasiun Parung Panjang?

Tarif bis ke Stasiun Parung Panjang berkisar antara Rp3.500 hingga Rp50.000.

Berapa tarif kereta ke Stasiun Parung Panjang?

Tarif kereta ke Stasiun Parung Panjang berkisar antara Rp3.000 hingga Rp8.000.

Penutup

Stasiun Parung Panjang memainkan peran vital dalam jaringan transportasi KRL Commuter Line di Jabodetabek. Dengan sejarah yang kaya dan fasilitas modern, stasiun ini tidak hanya melayani kebutuhan perjalanan harian penumpang, tetapi juga merupakan bagian penting dari perkembangan transportasi di wilayah tersebut.

Revitalisasi dan modernisasi yang telah dilakukan menunjukkan komitmen pemerintah dan PT Kereta Api Indonesia untuk meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan penumpang. Stasiun Parung Panjang kini menjadi lebih modern dengan fasilitas yang lengkap, seperti ruang tunggu yang nyaman, loket tiket, area parkir, dan akses yang mudah ke berbagai moda transportasi.

Selain itu, penambahan jalur dan gudang penyimpanan menunjukkan upaya untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kapasitas layanan. Dengan terus berkembangnya infrastruktur dan layanan di stasiun ini, diharapkan akan semakin banyak penumpang yang dapat memanfaatkan transportasi kereta api sebagai alternatif perjalanan yang nyaman dan efisien.

Stasiun Parung Panjang, dengan lokasinya yang strategis dan fasilitas yang terus diperbarui, akan terus menjadi salah satu titik penting dalam jaringan transportasi Jakarta dan sekitarnya. Perkembangan dan peningkatan yang terus dilakukan menunjukkan betapa pentingnya stasiun ini dalam mendukung mobilitas masyarakat dan perkembangan ekonomi di kawasan tersebut.